Jumat, 7 Oktober 2022

Ganti Pisau Cukur Secara Teratur untuk Hindari Infeksi

Berita Terkait

Ilustrasi – Seorang pria mencukur. (Jawapos)

batampos – Ganti pisau cukur secara teratur dapat menghindarkan kulit dari infeksi bakteri dan jamur.
Seberapa sering harus mengganti pisau cukur menurut pakar dermatologi Lauren Ploch, MD, MEd tergantung ukuran area permukaan yang dicukur.

Dikutip dari Livestrong melalui ANTARA, Jumat, aturan mengganti pisau cukur adalah setelah lima hingga 10 kali bercukur. ”Atau lebih sering jika seseorang mencukur bagian tubuh yang lebih luas setiap hari,” katanya.

Jika seseorang bercukur setiap hari, maka mata pisau akan lebih cepat tumpul dan perlu diganti lebih teratur.

Ploch mengatakan, tidak ada gunanya mencukur dengan pisau cukur lama yang bahkan sudah berkarat. Ini malah dapat mengiritasi kulit dan menyebabkan infeksi bakteri atau jamur.

Bercukur menggunakan pisau berkarat juga dapat menyebabkan rambut tumbuh ke dalam.

Dia menyarankan seseorang menggunakan pisau cukur yang bersih karena dapat membantu mengurangi risiko infeksi. Kemudian, untuk menjaganya tetap higienis sebaiknya cuci dengan air.

Baca juga: Mau Kulit Ketiak Cerah, Jangan Pernah Mencukurnya

”Alkohol dapat membantu mendekontaminasi pisau, tetapi menyeka pisau dengan alkohol dapat merusaknya. Lebih penting untuk mengganti pisau secara teratur dan membilasnya setelah digunakan,” kata dia.

Dia tak merekomendasikan menggosok pisau dengan spons atau handuk, yang dapat membuatnya lebih cepat kusam. Sebagai gantinya, tepuk-tepuk gagang dengan lembut untuk menghilangkan kelebihan air dan biarkan pisau cukur mengering setelah digunakan. (*)

Reporter : Antara

Update