Senin, 24 Juni 2024

Tips Agar Motor Hemat Bensin: Kecepatan Stabil, Hindari Jalan Rusak

Berita Terkait

Ilustrasi Fadly Faisal naik motor (Instagram Fadlyfsl_)

batampos – Berkendara dengan sepeda motor memang asyik, apalagi kalau tahu cara agar hemat bensin. Umumnya, satu liter BBM (pertalite dan pertamax) untuk sepeda motor dapat menempuh jarak yang berbeda.

Perbedaan jarak yang ditempuh per satu liter bensin tersebut dipengaruhi oleh jenis motor (bebek, matic, atau sport), jenis mesin (karburator atau injeksi), besaran CC (100 – 250 CC), hingga merek motor.

Baca Juga:David Bayu Izinkan Lagunya Dibawakan tanpa Izin

Motor bebek karburator 100/110 CC dapat menempuh jarak sekitar 50-60 km. Sedangkan motor matic 125 CC rata-rata sekitar 45 km per liter. Untuk motor sport 150-250 CC tentu jarak per liter semakin pendek.

Meski tidak dipungkiri faktor dari brand sepeda motor juga berpengaruh pada berapa jarak tempuh bensin per liter. Agar hemat bensin, ada beberapa tips yang bisa pengendara lakukan supaya dapat menempuh jarak lebih jauh.

1. Tidak Memanaskan Motor Injeksi

Menurut Wahana Honda, memanaskan motor di pagi hari sebelum digunakan justru kurang efektif terlebih untuk jenis injeksi. Cara agar hemat bensin motor dengan langsung mengendarai sesaat setelah mesin menyala.
Selain bisa menghemat penggunaan bensin, cara ini lebih efektif untuk mencapai temperatur yang diperlukan kendaraan secara normal.

2. Memeriksa Tekanan Angin dan Merawat Mesin

Tekanan angin yang sesuai di ban motor akan membuat pengendara lebih mudah melakukan kontrol seperti saat melewati belokan, tanjakan, atau turunan. Ternyata, tekanan angin juga berpengaruh yang membuat pemakaian bahan bakar semakin irit.

Ban kempes membuat motor sulit dikendalikan dan tenaga yang diperlukan untuk melaju lebih besar. Sedangkan dalam perawatan mesin motor, sebaiknya memastikan filter udara bersih dan penggantian oli secara rutin.
Kombinasi antara mesin yang terawat dan tekanan angin ban pas, memberi pengalaman berkendara yang lebih asyik. Serta menjaga konsumsi bahan bakar efektif sesuai yang diperlukan mesin motor (tidak berlebih).

3. Kecepatan Berkendara Stabil

Mengubah kecepatan berkendara secara tiba-tiba dari kencang ke pelan atau sebaliknya, membuat penggunaan bensin boros. Misalnya kebiasaan geber gas motor dan gas-rem gas-rem, itu sebaiknya dihindari agar hemat bensin.
Berkendara dengan kecepatan stabil, selain membuat irit penggunaan bensin juga meningkatkan keamanan berkendara di jalan.

4. Tidak Memaksa Motor Membawa Beban di Luar Batas

Logika sederhananya, semakin berat beban yang dibawa di atas motor, konsumsi bahan bakar juga semakin besar. Hal ini bisa dijelaskan bahwa mesin motor terpaksa bekerja lebih keras daripada standarnya saat membawa muatan di luar batas.

Sepeda motor umumnya didesain untuk berboncengan dua. Jika dipaksa untuk berbonceng lima, selain boros bensin akan berimbas pada keselamatan berkendara di jalan raya serta berdampak langsung pada umur komponen sepeda motor.

5. Tidak Melewati Jalan Rusak

Usahakan tidak lewat jalan berlubang, rusak, atau tanjakan curam. Jalan landai akan lebih menghemat bahan bakar sepeda motor alih-alih jalan yang penuh lika-liku.

Memperhatikan faktor yang berpengaruh terhadap konsumsi bahan bakar sepeda motor serta menerapkan cara irit bensin di atas, akan membantu pengendara memperoleh pengalaman berkendara lebih asyik. (*)

Reporter: jpgroup

Update