Kamis, 25 April 2024

Ngopi di Pagi Hari Bikin Fokus, Ini Kata Peneliti

Berita Terkait

Ilustrasi minum kopi (jawapos.com)

batampos – Banyak orang mengkonsumsi kopi agar lebih fokus dalam bekerja, terlebih kandungan kafein di dalam kopi memang membuat konsentrasi pada otak bekerja secara maksimal. Minum kopi di pagi hari merupakan kebiasaan seseorang sebelum menjalankan aktivitasnya.

Dikutip dari Prevention, “Perubahan neurokimia yang terjadi saat kita mengkonsumsi kafein di pagi hari dapat membangkitkan semangat kita karena sifat kimia alami pada kopi yang bekerja yaitu kafein dalam biji kopi,” ujar Dr Christopher Winter.

Baca juga:2PM Gelar Konser Anniversary September Mendatang

Hal ini semakin diperkuat dari adanya penelitian tentang kopi yang diterbitkan oleh Frontiers in Behavioral Neuroscience. Pada saat melakukan penelitian ia mengumpulkan 47 orang yang sering mengkonsumsi kopi di pagi hari untuk diambil samplenya.

Para peneliti di Frontiers kemudian menginginkan orang-orang tersebut untuk menghindari makanan dan minuman yang mengandung kafein setidaknya tiga jam sebelum penelitian.

Kegiatan tersebut dilakukan untuk melihat reaksi seseorang sebelum mengkonsumsi kafein dan sesudah mengkonsumsi kafein. Namun hasil yang diterima oleh para peneliti sangat mengejutkan, orang-orang yang belum mengkonsumsi kafein di pagi hari memiliki integrasi jaringan otak yang lebih rendah hal ini mempengaruhi sistem konsentrasi pada otak.

Sedangkan setelah mengkonsumsi kafein, efek yang dirasakan terjadi peningkatan fungsi memori dan membuat seseorang terlihat lebih rileks dan fokus dalam mengerjakan.

Para peneliti tersebut menemukan kecenderungan bagi orang yang terbiasa mengkonsumsi kopi dapat memiliki lebih banyak koneksi di jaringan visual yang membuat mereka lebih fokus dan konsentrasi dalam bekerja.

“Memang tidak ada salahnya mengkonsumsi kopi di pagi hari. Namun agar efek yang terjadi dalam tubuh benar-benar terasa, harus diimbangi dengan melakukan aktivitas seperti olahraga maupun konsumsi makanan ringan agar berimbang,” tambah Dr W. Christopher Winter, dikutip dari Prevention. (*)

Reporter: jpgroup

Update