Sabtu, 13 April 2024

Tinggalkan Orang-orang Toxic, Ini langkahnya

Berita Terkait

Panduan Pilates Bagi Pemula

Saatnya Handuk Harus Diganti

Ilustrasi seseorang merasa stres karena orang-orang toxic (Pixabay)

batampos – Tinggalkan orang-orang yang berpengaruh buruk atau dikenal sebagai toxic people sebab orang-orang toxic dapat mempengaruhi kesehatan mental seseorang karena mereka melakukan hal-hal yang merugikan tanpa memikirkan perasaan. Hal ini disampailan CEO Stress Management Indonesia Coach Pris, dikutip dari ANTARA.

“Di bulan Februari ini, yang bertepatan dengan hari kanker sedunia dan bulan cinta, mari kita bersama sederhanakan hidup dan tinggalkan orang-orang toxic agar kita terhindar dari stres dan lebih bahagia,” kata dia melalui keterangan tertulis, Sabtu (4/2).

Menurut dia, menghindari berhubungan dengan orang-orang toxic dapat dimulai dari membatasi interaksi dengan mereka dan menyederhanakan hubungan kamu dengan orang-orang.

Empat langkah yang bisa dilakukan seseorang untuk menghindari orang-orang toxic:

1. Kenali ciri-ciri dan perilaku orang-orang toxic

Seseorang harus mengenali perilaku buruk dari orang-orang yang merugikan dan menyakiti secara mental maupun fisik dalam jangka panjang. Dia juga perlu mengenali apabila seseorang lebih banyak merugikannya untuk mengetahui apakah mereka termasuk orang yang toxic. Perilaku buruk dapat mempengaruhi kesehatan mental bila dibiarkan dalam jangka panjang.

Baca juga:Jaafar Jackson Jadi Pemeran Utama di Film Biopik Michael Jackson

2. Tetapkan batas-batas hubungan pada orang-orang toxic

Tidak harus dijauhi, tetapi seseorang dapat menetapkan batasan pada orang-orang toxic supaya mereka mengetahui apa yang seharusnya tidak lakukan kepada dirinya. Dengan memberi batasan, orang-orang dapat belajar dari kesalahan mereka dan merefleksikan diri mereka, sehingga mereka tidak mengulangi kesalahan yang sama berkali-kali. Menetapkan batasan juga dapat melindungi diri seseorang dari perilaku-perilaku yang akan merugikannya.

3. Batasi hubungan dan interaksi sosial dengan orang-orang toxic

Setelah menentukan batasan, seseorang dapat mulai mempraktikkannya, tidak perlu banyak basa-basi dalam menghadapi orang-orang yang toxic. Batasi dan saring hubungan dengan orang-orang yang merugikan. Seseorang dapat memfokuskan hubungan dengan orang lain yang lebih baik dan menerima dirinya apa adanya. Mulai dari berhenti menghubungi orang-orang yang toxic. Dengan memfokuskan hubungan untuk jauh dari orang yang toxic, seseorang bisa melewati hubungan yang baik dengan orang-orang yang lebih banyak membantu dan memiliki positive vibes.

4. Tanamkan self-love pada diri

Mencintai diri sendiri itu penting dan yang paling utama. Maka dari itu, seseorang harus belajar memprioritaskan kesehatan mental dirimu sendiri. Seseorang dapat belajar menanamkan self-love dengan menulis jurnal, untuk melihat kembali pencapaian selama ini, kelebihan diri, dan apa yang ingin dicapai di masa depan. Ini untuk dapat belajar untuk lebih mencintai dirimu sendiri. (*)

Reporter : Antara

Update