Sabtu, 4 Februari 2023

Sebelum Mencuci Muka, Hapus Riasan Terlebih Dulu

Berita Terkait

Tips Mengolah Daging Lebih Sehat

Antikanker dalam Rendaman Jamur Reishi

Ilustrasi. Mencuci muka merupakan langkah awal pembersihan kulit wajah. (dok.
jawapos)

batampos – Sebelum mencuci muka, sebaiknya menghapus riasan atau makeup
terlebih dulu.

Dokter kulit yang berbasis di New York City Hadley King, Shasa Hu mengatakan
riasan memiliki pigmen, pengawet, mineral, dan logam yang seringkali dapat
menyumbat pori-pori wajah jika dibiarkan terlalu lama.

”Hal ini mencegah penetrasi produk perawatan kulit Anda,” jelasnya. Ia
menyarankan sangat penting untuk menghapus riasan sebagai langkah pertama
dalam rutinitas malam hari seseorang.

Shasa Hu juga menjelaskan alasan berbagai mitos yang kadang keliru soal
mencuci muka.

Ketika seseorang mandi, tidak boleh mencuci muka. Padahal menurut Shasa,
saat mencuci muka di kamar mandi, kabut hangat dari pancuran mendorong
pengelupasan kulit yang lebih dalam dan membuka pori-pori yang tersumbat.

”Selama seseorang tidak menggunakan air panas, mencuci muka saat mandi
akan menghemat waktu, menghemat air, dan memberi pembersihan yang lebih
dalam untuk mempersiapkan kulit ke rutinitas perawatan kulit berikutnya,”
jelasnya.

Baca juga: Makeup Ekspresif Bakal Tren Tahun Ini

Sedangkan masalah rutinitas mencuci muka, masih dijelaskan Shasa, tergantung
jenis kulit.

Untuk jenis kulit kering atau sensitif boleh dibersihkan sekali di malam hari,
tetapi kulit berminyak mungkin mengharuskan pemiliknya membersihkan
setidaknya dua kali sehari.

Namun jika seseorang selesai berolahraga dan banyak berkeringat atau memakai
riasan tebal, Shasa merekomendasikan untuk selalu mencuci muka setelahnya
atau sebelum tidur.

“Membersihkan wajah sebelum tidur umumnya dianjurkan tidak hanya untuk
menghilangkan makeup tapi juga kotoran dan polusi yang menumpuk di kulit
kita di siang hari,” ujar dia.

Untuk pengelupasan kulit saat mencuci muka, Shasa Hu merekomendasikan
peggunakan kain yang lembut atau pembersih pengelupas yang lembut.
Penggosok mekanis, katanya, bahkan dapat menyebabkan celah mikroskopis
pada kulit yang dapat meningkatkan risiko reaksi alergi atau iritasi kulit.

Pakar dermatologi lainnya, Dokter kulit di New York City Rachel Nazarian
mengatakan sabun batangan biasa dapat menyebabkan kulit kering dan iritasi.
Menurut dia, sabun ini akan menghilangkan minyak alami, mengganggu pH kulit
dan merusak penghalang kulit.

Sebaiknya, basuh kulit dengan pembersih lembut dan bebas pewangi yang
menawarkan pembersihan mendalam dan sesuai dengan keunikan kulit
masing-masing.

Meskipun produk penghapus riasan harus menjadi langkah pertama dari
rutinitas malam hari seseorang, ini seharusnya bukan satu-satunya langkah
pembersihan, kata Nazarian.

“Produk pembersih menghilangkan sebagian besar bakteri, kotoran, dan minyak,
tetapi juga meninggalkan jejak residu. Hal ini berpotensi menyebabkan jerawat
dan kelenjar yang terinfeksi, terutama di sekitar kelopak mata dan bulu mata,”
tutur dia.

Nazarian menambahkan, pembersihan wajah yang tepat membutuhkan bilasan
berbahan dasar air untuk benar-benar bersih. (*)

Reporter: Antara

Update