Kamis, 25 April 2024

Pentingnya Konsep Flexible Benefit dalam Dunia Kerja di Era Digital

Berita Terkait

Inovasi yang Terinspirasi dari Alam

Manfaatkan Turbin Ventilator di Rumah

Ilustrasi: Flexible benefit dalam dunia kerja. (Istimewa)

batampos – Perusahaan yang mampu beradaptasi dengan perubahan di era digital akan tetap bertahan, sementara yang tidak mungkin mengalami kemerosotan. Di sinilah pentingnya konsep flexible benefit dalam dunia kerja di era digital.

Dalam era digital yang penuh dengan kemajuan teknologi tak terbendung, terjadi perubahan signifikan dalam dunia kerja, termasuk kebiasaan dan gaya hidup karyawan yang ikut mengalami transformasi.

Baca juga:7 Makanan dan Minuman Yang Bisa Merusak Gigi

“Akhir-akhir ini kita melihat sendiri ya, perubahan gaya bekerja yang signifikan. Ditambah karakter para generasi baru yang mulai bekerja juga berbeda dengan generasi lama. Kita nggak bisa kasih benefit untuk generasi X dan generasi Z di level yang sama. Generasi Z inginnya eksplorasi dulu, liburan dan lifestyle itu penting. Sedangkan generasi X mungkin akan lebih concern ke keluarga atau kesehatan,” ujar BOD PT Duta Digital Nusantara, Trias Nur Rahman dalam keterangan tertulis yang diterima.

Konsep flexible benefit merupakan kunci yang memungkinkan karyawan dari berbagai generasi untuk merasakan benefit yang sesuai dengan kebutuhan individu mereka. Namun masih banyak perusahaan yang belum menyadari hal ini, padahal penerapan konsep ini memberi perusahaan kesempatan untuk terus tumbuh di industri yang semakin kompetitif.

“Di Indonesia sendiri masih terbilang sedikit ya, yang melakukan implementasi seperti ini. Kebanyakan perusahaan multinasional atau yang sudah besar lebih dulu menerapkan konsep ini. Tapi seharusnya, selagi perusahaannya masih dalam tahap pertumbuhan, penerapan konsep flexible benefit ini akan sangat membantu untuk jangka panjang,” imbuh Trias.

Konsep flexible benefit, menurutnya, bermanfaat untuk meningkatkan kualitas karyawan yang berdampak pada peningkatan hasil kerja, meningkatkan kenyamanan & keamanan karyawan saat memanfaatkan benefit perusahaan, serta membantu mengurangi tingkat stres kerja yang dapat mempengaruhi produktivitas.

Sebagai langkah untuk menghadapi perubahan yang tidak dapat dihindari, Trias mengatakan bahwa pihaknya telah mengembangkan platform flexible benefit bernama Flexben.id. Platform berbasis website dan aplikasi mobile ini dirancang untuk membantu perusahaan dalam mengoptimalkan manajemen dan pemberian benefit kepada karyawan secara efisien di era yang semakin canggih dan dinamis.

Salah satu nilai utama dari platform ini, kata Trias, adalah pemberian kebebasan kepada karyawan dalam mengatur dan memilih benefit sesuai dengan kebutuhan dan dan preferensi pribadi masing-masing. Dengan perkembangan generasi yang memiliki kebutuhan dan preferensi yang beragam, platform ini memberikan solusi adaptif untuk memenuhi ekspektasi karyawan.

“Dalam lingkungan kerja yang semakin beragam, memberikan pilihan benefit yang fleksibel adalah kunci untuk memastikan kepuasan dan kesejahteraan karyawan. Hal ini tidak hanya membantu meningkatkan retensi karyawan, tetapi juga membantu perusahaan mengoptimalkan produktivitas dan efisiensi,” ujar Trias.

Trias mengklaim, platform ini telah digunakan oleh perusahaan-perusahaan skala global dan nasional, dengan klien-klien dari berbagai sektor industri seperti telekomunikasi, produk kecantikan ternama, dan perusahaan IT skala unicorn.

Adanya Flexben.id membuat perusahaan mampu mengelola dan menyelaraskan berbagai jenis benefit untuk karyawan di berbagai tingkatan dan latar belakang, mulai dari staf hingga manajemen tingkat atas. Karyawan juga dapat mengakses dan mengelola benefit mereka secara digital yang transparan, efisien, serta dapat diakses dengan mudah kapan saja dan di mana saja.

“Karyawan yang bahagia dan nyaman dalam lingkungan kerja akan berkontribusi pada produktivitas perusahaan yang lebih baik. Ini merupakan langkah maju dalam menghadapi era digital dan membantu perusahaan untuk tetap relevan dan berkembang,” pungkas Trias. (*)

Reporter: jpgroup

Update