Rabu, 29 November 2023

Alibaba Berniat Bikin Pesaing ChatGPT

Berita Terkait

Mitos vs Fakta Sebelum Beli Galaxy A05 dan A05s

Daftar Mobil SUV Terbaik Tahun 2023

Ilustrasi: Alibaba mengikuti tren ChatGPT. (Neowin)

batampos – OpenAI dengan teknologi ChatGPT telah banyak mengusik raksasa teknologi lainnya. Google bereaksi dengan mengumumkan bahwa mereka siap membuat saingan ChatGPT. Microsoft, sosok yang dibeking OpenAI juga siap mengintegrasikan kecerdasan yang bahkan di atas ChatGPT di beberapa layanannya.

Raksasa teknologi lainnya baru-baru ini yang latah ikut tren ChatGPT adalah Alibaba. Perusahaan kelas berat perdagangan online Tiongkok itu telah mengonfirmasi kepada CNBC sedang mengerjakan teknologi yang setara dengan chatbot AI hit OpenAI yakni ChatGPT.

Sayangnya, perusahaan yang digawangi oleh Jack Ma itu tidak atau belum merinci fitur mengenai teknologi serupa ChatGPT bikinannya. Meski demikian, mereka mengatakan telah mengembangkan AI sejak 2017 dan sedang dalam pengujian internal.

Baca juga:Putra Siregar dan Septia Rujuk, Masih Pisah Rumah

Seperti sudah disinggung di atas, pengungkapan itu muncul karena beberapa raksasa teknologi telah memperkenalkan saingan atau spin-off dari ChatGPT minggu ini. Google meluncurkan Bard, sementara Baidu juga dari Tiongkok mengatakan sedang menguji “Ernie Bot.”

Microsoft, sementara itu, meluncurkan Bing yang didesain ulang yang menggunakan model bahasa “jauh lebih kuat” yang dibuat juga dengan bantuan OpenAI, perusahaan pengembang ChatGPT.

ChatGPT merupakan AI penghasil teks dianggap sangat berguna untuk pencarian. Teknologi ini dapat memberikan tanggapan terperinci untuk pertanyaan yang sangat spesifik.

Alibaba belum mengatakan bagaimana hal itu akan membuat AI bekerja. Namun demikian, dengan background-nya sebagai leader dalam platform belanja online dan memiliki banyak bidang lain mulai dari komputasi awan hingga keuangan, rasanya membuat saingan ChatGPT tidak sulit bagi mereka.

Mitra ChatGPT dapat berguna dalam banyak kategori ini, dan mungkin membantu Alibaba menantang Baidu dan perusahaan Tiongkok lainnya yang berharap menggunakan AI sebagai keunggulan kompetitif.(*)

Reporter: jp group

Update