Senin, 4 Maret 2024

12 Cara untuk Melatih Kita Berpikir Kritis

Berita Terkait

Ilustrasi berpikir kritis. (Education Daily)

batampos – Keterampilan berpikir kritis akan merangsang pemecahan masalah dan pengambilan keputusan secara efektif. Di bawah ini bagaimana caranya untuk melatih berpikir kritis.

Berpikir kritis adalah keterampilan untuk menganalisis informasi, membayangkan perencanaan secara menyeluruh, dan menciptakan solusi rasional.

Berpikir kritis diperlukan untuk menunjukkan profesionalitas dalam mengatasi berbagai tantangan yang ada.

Baca Juga: BCL dan Tiko Wardhana Bakal Menikah di Bali

Dilansir dari laman betterup pada Senin (27/11), berikut ini 12 cara untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis.

1. Berhati-hati

Salah satu prinsip dalam berpikir kritis adalah mengajukan pertanyaan dan membedah informasi yang tersedia. Sebelum mengambil keputusan, gunakan bukti dan logika yang mendukung pendapat atau tindakan. Hal ini menghindari menjadi korban dari informasi yang salah.

2. Mengajukan Pertanyaan Terbuka

Mengajukan pertanyaan terbuka akan menggali lebih dalam informasi dari orang lain.  Hal itu membantu mengidentifikasi informasi atau asumsi hingga muncul kemungkinan solusi.

3. Melakukan Riset

Memiliki berbagai sudut pandang dan informasi adalah cara untuk mengembangkan pemahaman tentang suatu topik. Pemahaman yang komprehensif akan memprioritaskan informasi yang dapat dipercaya, agar tidak terjebak dalam pengambilan keputusan yang emosional.

4. Memperhatikan Pendapat Lain

Memperhatikan ide dan pola pikir yang berbeda dari rekan kerja akan memberikan pandangan baru terhadap sebuah topik. Dibandingkan dengan mengerjakan sendiri yang akan memakan banyak waktu dan dapat terjebak dalam sudut pandang sendiri.

5. Belajar untuk Mendengarkan

Mendengar secara aktif adalah berkonsentrasi pada penyampaian detail pemikiran dari orang lain. Memperhatikan detail penyampaian orang lain juga menunjukkan rasa menghargai dan membuka pikiran terhadap perspektif yang baru. Mendengarkan dalam proses diskusi akan membantu menemukan kekeliruan argumen untuk meningkatkan solusi yang tepat.

6. Menjadwalkan Refleksi

Seseorang pernah mengalami kesalahan berpikir dalam pengambilan keputusan. Memperbaiki kesalahan berpikir tersebut akan memacu berpikir kritis dan menemukan solusi baru. Menciptakan waktu dan ruang tenang akan memberi kesempatan untuk merefleksikan pengambilan keputusan sebelumnya.

7. Mengembangkan Rasa Ingin Tahu

Mengembangkan rasa penasaran akan membuat keluar dari zona nyaman dan memicu pemikiran kritis untuk menemukan lebih banyak solusi.

Jika rasa ingin tahu tidak muncul secara alami, maka yang harus dilakukan adalah memperluas pengetahuan yang memotivasi memiliki lebih banyak pertanyaan.

8. Terapkan Dalam Permainan

Mengembangkan keterampilan berpikir kritis tidak hanya dilakukan saat bekerja, Saat beristirahat, mainkan permainan strategis atau mengisi teka-teki silang yang dapat melatih otak memecahkan masalah.

9. Menulis

Mencatat pemikiran dapat menghasilkan aktivitas otak yang lebih kuat. Jika mengalami kebuntuan berpikir, menuliskan ide-ide akan membantu memproses informasi lebih dalam. Mencatat ide juga akan meningkatkan daya ingat dan cenderung untuk berpikir lebih dalam proses mengolah informasi.

10. Berbicara

Manfaatkan kesempatan untuk menyampaikan pendapat. Baik itu dalam pertemuan dengan orang baru atau pertemuan dengan teman dekat. Terlibat menyampaikan ide akan mendorong untuk memperbaiki argumen dan berpikir kritis.

11. Tetap Rendah Hati

Pertahankan kreativitas, biarkan ide mengalir, dan jangan takut untuk berbagi dengan orang lain.Menempatkan diri dalam pola pikir kreatif akan membantu melihat situasi dalam berbagai perspektif.

12. Menerima Ketidaknyamanan

Tidak mudah ketika orang lain mengkritik pendapat yang diajukan, namun itulah satu-satunya cara untuk melihat perspektif baru dan berpikir kritis. (*)

Reporter : JPGROUP

Update