Minggu, 26 Mei 2024

Wulan Guritno Segera Dipanggil Bareskrim Terkait Promosi Judi Online, Netizen Ramai-Ramai Komentar

Berita Terkait

Wulan Guritno. (Instagram wulanguritno)

batampos – Artis Wulan Guritno akan segera dipanggil penyidik Bareskrim Polri untuk diminta klarifikasinya terkait promosi judi online yang beredar luas di media sosial.

Netizen menanggapi beragam rencana pemanggilan Wulan Guritno. Karena menurut netizen, artis yang mempromosikan judi online jumlahnya ada banyak, bukan hanya Wulan Guritno saja.

Ada juga netizen berkomentar aparat penegak hukum seharusnya membidik akar atau batang permasalahan atas kasus ini. Netizen menganggap Wulan Guritno hanya daunnya saja.

“Yang diberantas itu harusnya pemilik situsnya ditelusuri Mbak Wulan cuma dapat endorse. Dari siapa bandarnya ? Kalau cuma pemain pemain ya gak bakal habis. Harus dari akar-akarnya,” komentar salah satu netizen dalam kolom komentar akun Instagram Lambe Turah.

Baca Juga:Guru Besar UGM Sebut Tak Ada Hasil Outopsi Sirup Paracetamol Penyebab Gagal Ginjal Akut Anak

“Yang diberantas judi online-nya woy, kalau gak sampai ke akar-akarnya ya bakal ada mulu yang promoin,” timpal yang lainnya.

Ada juga netizen menduga video Wulan Guritno mempromosikan judi online merupakan video lama dan netizen meyakini Wulan Guritno tak tahu situs atau platform yang dipromosikan adalah judi online.

“Kayaknya ini kasus lama deh. Zaman itu banyak artis yang posting gak tahu kalau itu judi online. Ya kali kalau mereka tahu pasti pada gak mau post,” komentar salah satu warganet.

Ada juga netizen berkomentar cukup keras. Dia justru menyayangkan Wulan Guritno hanya dipanggil untuk diminta klarifikasi.

“Kok dipanggil bukan ditangkap ? Giliran rakyat kecil, selebgram langsung diciduk. Memang ente ya,hukum tumpul ke atas tajam ke bawah. Ini lah negeri Konoha,” komentar salah satu warganet.

JawaPos.com berusaha meminta tanggapan atas rencana pemanggilan penyidik Bareskrim Polri ke pihak Wulan Guritno. Namun sampai saat ini belum ada respons apa pun. (*)

Reporter: jp group

Update