Kamis, 8 Desember 2022

Tren Produk Kecantikan Selalu Berubah, Saran Ahli Tetap Sesuaikan dengan Kondisi Wajah & Tubuh

Berita Terkait

ILUSTRASI. Dalam setahun terakhir, terjadi perubahan tren di dunia kecantikan. Salah satunya, sikap masyarakat yang makin sadar dan peduli tentang kandungan bahan produk. (India Times)

batampos – Tren kecantikan selalu berubah. mengikuti tren kecantikan terutama pada produk-produk skin care atau body care sebenarnya sah-sah saja. Hanya saja, untuk mendapatkan kulit yang sehat sebagai investasi jangka panjang juga harus dikedepankan.

Perempuan yang menjadi sasaran produk kecantikan belakangan ini makin sadar dengan produk kecantikan dan trennya. Sehingga sebelum menentukan produk, mereka akan meneliti terlebih dulu kandungan skincare atau body care apakah bisa mengatasi permasalahan kulit yang dialami.

Hal ini diakui Medical Innovation Expert, Claudia Christin, dari BeautyHaul, dalam setahun terakhir, terjadi perubahan tren di dunia kecantikan. Salah satunya, sikap masyarakat yang makin sadar dan peduli tentang kesehatan kulitnya. Yakni ketika mencari produk skin care atau body care, mereka akan meneliti ingredient atau kandungan bahannya.

“Tentang kandungan ini memang lagi naik daun. Orang sudah tahu secara spesifik kandungan apa yang mereka inginkan. Mereka tahu lebih banyak dengan produk yang makin beragam,” ujar Claudia dalam Editorial Roundtable BeautyHaul Indonesia baru-baru ini.

Nah, tren kedua masih menurut Claudia, adalah memilih produk kecantikan yang sesuai kebutuhan. “Mereka tak lagi tergiur dengan produk baru, yang hanya ingin coba-coba. Tapi lebih memilih produk yang memang sedang dibutuhkan atau sesuai target permasalahan kulit. Dengan kata lain, tidak hanya mendengarkan kata orang,” sebutnya.

Tren ketiga adalah penggunaan sunscreen atau tabir surya. “Pengguna produk kecantikan makin paham manfaat sunscreen. Penggunaannya tak hanya diperlukan saat berhadapan dengan matahari tapi juga sangat penting digunakan meski dalam rumah,” terang Claudia.

Claudia menyarankan, para pengguna produk kecantikan ini untuk ikut dalam sebuah komunitas yang di dalamnya adalah ahli yang tepat untuk bertanya dan berkonsultasi. “Di tengah gempuran informasi tentang produk kecantikan dan manfaatnya, sangat perlu wadah atau platform untuk menemukan informasi yang tepat. Dalam arti, bisa langsung berbicara atau dapat mendengar informasi langsung dari ahli atau dokter,” katanya.

Misalnya ikut dalam komunitas Skintention dari BeautyHaul. Menurut Claudia, untuk menemukan produk skin care yang tepat, harus dimulai dari informasi yang tepat pula. Sehingga konten edukatif dalam wadah komunitas bisa menjadi jembatan bagi para pencinta kecantikan dalam memilih produk.

“Skin care bukan hanya sekadar aplikadi pada kulit tapi banyak hal yang perlu dipahami seperti bagaimana nutrisinya, dampaknya untuk kesehatan,” tutupnya. (*)

Reporter : Jpgroup

Update