Rabu, 5 Oktober 2022

Kurma & Susu Bagus Dikonsumsi saat Sahur Juga, Ini Kata Ahli Gizi

Berita Terkait

Memanfaatkan Bengkuang, Dari Scrub Hingga Masker

Ini Manfaat Berenang bagi Anak-Anak

Benarkan Daging Kambing Bisa Tingkatkan Libido

ILUSTRASI. Kurma dan susu memenuhi nutrisi tubuh yang hilang selama berpuasa. Sehingga kesehatan selalu terjaga terutama selama berpuasa. (Healthy)

batampos  – Tidak hanya untuk ta’jil saat berbuka puasa, kurma & susu bagus dikonsumsi saat sahur juga. Selama menjalankan puasa, memenuhi asupan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh sangatlah penting.

Salah satunya adalah dengan mengonsumsi makanan yang sehat, yang mengandung kalori yang cukup, zat gizi yang lengkap dan seimbang yang diperlukan oleh tubuh. Kurma dan susu ternyata baik jika dikonsumsi saat sahur maupun berbuka.

Dalam diskusi virtual bersama MilkLife #MenebarKebaikan melalui susu MilkLife, kurma dan susu memenuhi nutrisi tubuh yang hilang selama berpuasa. Sehingga kesehatan selalu terjaga terutama selama berpuasa.

Kurma menjadi komoditi yang banyak dicari oleh masyarakat khususnya untuk sahur dan berbuka puasa. Tidak hanya karena rasanya yang manisdan legit, kurma juga memiliki banyak manfaat diantaranya mudah dicerna sehingga dapat mengembalikan energi selepas puasa dan membantu menjaga daya tahan tubuh begitu juga dengan susu,” kata Bernadeth Virna Widiastuty dari Global Dairi Alami baru-baru ini.

Baca juga:Disupport Arie Keriting, Indah Permatasari Jajal Drama Komedi Gara-Gara Warisan

Menurut Ahli Gizi dr. Feni Nugraha Mars, Mgz, SpGK, gizi seimbang adalah makanan tersebut harus mengandung zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh, baik dalam hal jumlah dan jenisnya. Makanan tersebut harus mengandung berbagai zat gizi, di antaranya karbohidrat, protein, dan lemak yang sesuai, serta mengandung berbagai vitamin dan mineral yang diperlukan oleh tubuh.

Pada saat puasa, tubuh kita tidak diisi oleh nutrisi selama 14 jam. Oleh karena itu, pada saat sahur dan berbuka puasa sangat penting untuk mengatur porsi makan yang sesuai dengan kebutuhan tubuh, sehingga dapat tetap memenuhi semua kebutuhan zat gizi yang diperlukan oleh tubuh. Pembagian porsi makan yang ideal selama puasa yaitu 40 persen pada saat sahur, 50 persen pada saat berbuka puasa, dan 10 persen pada saat sesudah tarawih.

Menurut dr. Feni, baik susu dan kurma, keduanya mengandung zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh, yaitu karbohidrat, protein, lemak, kaya akan vitamin, mineral, antioksidan, dan serat yang baik untuk kesehatan tubuh. Kombinasi keduanya ternyata memiliki manfaat yang baik untuk dapat menjaga stamina dan daya tahan tubuh selama bulan puasa.

“Dapat dijadikan paduan bahan dasar makanan menu takjil pada saat puasa pada saat sahur dan berbuka,” ungkap dr. Feni.

Kandungan Gizi Susu dan Manfaatnya

Susu mengandung berbagai vitamin dan mineral seperti vitamin A, vitamin E, seng, dan selenium yang berfungsi sebagai antioksidan dan dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Susu merupakan sumber kalsium dan vitamin D, yang baik untuk kesehatan tulang dan sendi.

Di dalam 1 gelas susu mengandung kalsium sekitar 300 mg, yang setara dengan 30 persen kebutuhan kalsium harian kita.

Kandungan Gizi Kurma dan Manfaatnya

Selain susu, kurma juga merupakan salah satu makanan pilihan selama menjalankan puasa. Menurut data USDA (United States Department of Agriculture) Food Data Central, kurma mengandung tinggi karbohidrat, serta mengandung protein, lemak, serat, juga berbagai vitamin dan mineral. Kurma mengandung tinggi akan karbohidrat yaitu glukosa, fruktosa, dan sukrosa, yang merupakan sumber energi tubuh selama menjalankan puasa 14 jam.

Kandungan glukosa dan fruktosa yang tinggi pada kurma merupakan bentuk gula sederhana yang dapat cepat digunakan oleh tubuh sebagai sumber energi. Diperoleh dari International Journal of Food Sciences and Nutrition, kurma kaya akan nutrisi, yang dapat
dikonsumsi untuk membantu mengembalikan energi yang hilang selama puasa, baik pada saat sahur maupun berbuka puasa. Dalam 1 butir kurma dengan berat 24 gram mengandung 66 kalori dan gula 16 gram.

“Berpuasa bukan halangan untuk beraktivitas seperti biasa. Namun kita harus lebih memperhatikan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh saat sahur dan berbuka. Ada pula susu kurma yang dapat menjadi pilihan karena mengandung protein hewani. Susu kurma juga mengandung zat gizi lain, seperti karbohidrat, lemak, laktosa, vitamin dan mineral,” tutup dr. Feni. (*)

Update

Periksalah Mata anak Sejak Dini

Ini Tips Perawatan Pada Orang dengan Demensia

Kebaya Dipromnosikan Perkumpulan WNI di Jenewa

Memanfaatkan Bengkuang, Dari Scrub Hingga Masker