Selasa, 29 November 2022

Hindari Kanker Payudara, Jangan Tunda Pemeriksaan

Berita Terkait

Ilustrasi pemeriksaan kanker payudara (Istimewa)

batampos – Mengingat peluang kesembuhan kanker payudara akan makin besar jika gejala diketahui lebih awal, banyak ahli menyarankan untuk tidak terlambat membawa ke dokter jika ada gejala yang muncul.

Saran ini terus digaungkan karena ada sebagian orang yang sudah menemukan gejala tapi menunda melakukan pemeriksaan. Padahal dengan menunda risiko si pasien juga makin besar, stadium penyakit semakin naik.

Hal ini dikemukan oleh Ketua Lovepink, Samantha Barbara. Lovepink adalah sebuah komunitas nirlaba yang bertujuan untuk memberikan pendampingan dan edukasi terhadap pejuang dan penyintas dari penyakit kanker payudara.

dalam webinar yang dilaksanakan bersama dengan Docquity Clinic itu, Barbara menegaskan pentingnya deteksi dini. “Jangan menunda, lakukan skrining, dan lakukan deteksi dini,” katanya secara virtual baru-baru ini.

Ia menegaskan apabila menemukan sesuatu yang tidak normal, segera cek. Semakin dini diketahui akan semakin baik. “Jadi, jangan menyia-nyiakan waktu lagi,” kata Samantha.

CMO & Co Founder Docquity Clinic, Amit Vithal berharap pasien mendapatkan akses layanan kesehatan yang mudah. Pihaknya pun memahami bagaimana kebutuhan pasien dan juga penyintas, khususnya informasi edukasi kesehatan dari sumber yang terpercaya serta bagaimana transformasi digital memiliki peran krusial dalam akses layanan kesehatan yang mudah demi kualitas hidup yang lebih baik.

“Apalagi saat ini era telemedicine dan aplikasi diperuntukkan sebagai media informasi dan konsultasi yang menghubungkan dokter dan pasien kapan saja dan di mana saja, mendapatkan pengetahuan serta pemahaman mengenai kebutuhan medisnya dengan akurat dan terkini,” ungkap Amit Vithal.

Akses edukasi dan layanan kesehatan yang dilakukan oleh Docquity Clinic diantaranya adalah Pink Doctors Virtual Run yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran mengenai penyakit kanker payudara, serta mendukung kegiatan yang diinisiasi oleh Lovepink yaitu USG payudara gratis untuk 1.000 perempuan prasejahtera di Indonesia yang disponsori oleh Philips Foundation. (*)

Reporter : Jpgroup

Update