Jumat, 7 Oktober 2022

Glowing Sehat Alami Tanpa Makeup Berlebih

Berita Terkait

Hybrid Makeup Akan Tetap Jadi Tren

Kopi Bisa Mengurangi Nafsu Makan

Kebaya Dipromnosikan Perkumpulan WNI di Jenewa

ILUSTRASI. Memakai skincare. (Instagram ayomskin.id)

batampos – Glowing menandakan kulit wajah kita sehat. Definisi glowing yang sehat adalah kulit sehat alami bukan karena makeup berlebihan.

Maka tak jadi masalah apa warna kulitnya, yang penting seseorang mendapatkan kulit yang sehat. Demikian dikatakan Dokter Kecantikan dr. Olivia Ong, M.Biomed.(AAM), Founder AYOM.

Jika memakai produk skincare malah menjadikan kulit kemerahan dapat menjadi tanda kalau kulit tak cocok dan sedang terjadi peradangan yang meningkat.

”Kulit yang kemerahan jadi sinyal kalau tingkat radang di kulit kita lagi tinggi-tingginya lho. Maka jangan sampai memakai skincare malah hasilnya kemerahan,” kata dr. Olivia kepada wartawan baru-baru ini.

”Glowing adalah kulit yang sehat. Justru Indonesia itu beragam, unik, kulitnya macam-macam. Tapi kita harus memiliki kulit yang sehat,” katanya.

Baca juga: Riasan Natural Edgy, Glowing hingga Minimalis ala Artis Korea

Untuk mengayomi dan melindungi kulit kita semua, kata dia, pilihlah skincare yang bebas dari obat dan logam berat, detergen, paraben, sulfit, mineral oil, pewarna, parfum hingga alkohol.

Masih menurut dr Olivia, selepas pandemi Covid-19, banyak orang menyadari masalah kulitnya bertambah, komedo sepanjang tahun, kusam sekaligus sensitif termasuk premature skin aging. Lantas gonta-ganti skincare menjadi aktivitas baru yang mau tak mau dilakukan bagi sebagian orang.

”Sebenarnya kulit manusia adalah lingkungan yang kompleks dengan ekosistem yang dinamis, persis seperti bumi ini. Kulit memiliki kemampuan yang mengagumkan dalam melindungi tubuh, sehingga kita bisa terbebas dari masalah kulit modern, hanya jika kita beraksi mendukung kehidupan alaminya,” papar dr. Olivia Ong.

Ia menjelaskan hubungan makrokosmos dan mikrokosmos pada bumi dan kulit manusia yang ternyata sama-sama mengalami dampak modernisasi. Tandus dan peningkatan suhu udara di bumi juga dialami oleh kulit manusia akibat paparan bahan kimia atau sintetik, detergen, antiseptik, antibiotik, steroid berkepanjangan, sampai logam berat.

Ia menyarankam untuk memilih skincare yang menggunakan banyak bahan dari alam dan postbiotics dalam kombinasi yang seimbang.

Misalnya dengan bahan basic essential vegan skincare yang hypo-allergenic, water based, non-comedogenic, non-acnegenic, pH-balanced dan microbiome friendly. Lalu carilah skincare yang cocok untuk segala jenis dan warna kulit, sahabat kulit sensitif, aman untuk remaja, ibu hamil sampai menyusui. (*)

Reporter : JPGroup

 

Update