Jumat, 21 Juni 2024

Dampak Negatif Punya Banyak Teman

Berita Terkait

Ilustrasi orang yang memiliki teman, tetapi merasa kesepian. (Freepik)

batampos – Dampak negatif mempunyai banyak teman ternyata ada, menurut para ahli.

Kesehatan mental pada seseorang yang punya teman banyak berkaitan dengan kecemasan dan depresi dikutip dari Brightside.me.

Menurut ahli mempunyai satu teman yang solid dan dapat dipercaya serta memiliki tujuan dan keyakinan yang sama akan jauh lebih baik daripada dikelilingi oleh orang-orang yang sebenarnya tidak dibutuhkan.

Masih dilansir dari Brightside.me, beberapa hal penting yang harus dipahami jika memiliki banyak teman.

Baca juga: Bali Jadi Tempat Liburan Favorit Selebriti Korea, dari Lee Joon Gi hingga Yoona SNSD

Memiliki banyak teman dan sibuk berinteraksi membuat kamu hanya mempunyai sedikit waktu untuk dirimu sendiri. Saat kamu mengutamakan kesenangan teman dan mengatur jadwal untuk bisa bersama teman, emosi maupun fisikmu akan terkuras.

Padahal, memiliki kehidupan pribadi secara terpisah dari teman-teman merupakan aspek penting untuk membantu seseorang lebih tumbuh dan berkembang. Jika hanya memiliki sedikit teman, maka kamu akan lebih mudah untuk menentukan prioritas.

Hal tersebut membuatmu lebih fokus pada perkembangan diri. Tentu, orang yang mencintaimu akan menghormati batasan yang kamu tetapkan dalam menikmati waktu sendiri.

2. Terus Ditekan untuk Memenuhi Ekspektasi Orang Lain

Untuk diakui sebagai ‘teman’, kebanyakan orang akan mengharapkanmu agar dapat selalu ada dalam kehidupan mereka, baik melalui pertemuan, panggilan telepon, atau chat. Namun, tak jarang dari mereka akhirnya kehilangan minat untuk mempertahankan hubungan.

Orang yang memiliki banyak teman dinilai merasa kesulitan untuk memenuhi ekspektasi tersebut. Selain itu, mempertahankan sekelompok teman akan melemahkan sumber daya sosialmu yang berharga sehingga membuatmu kurang bisa menjadi teman yang baik.

Baca juga: Agar Terhindar dari Toxic Relationship

3. Sering Merasa Kesepian

Meskipun kamu memiliki banyak teman, tetapi kamu bisa merasa kesepian. Perlu diketahui, kesepian tidak selalu disebabkan oleh kesendirian, tetapi hal ini bisa terjadi karena dikelilingi oleh orang-orang yang tidak menghabiskan waktu secara berkualitas.

Selain itu, teman yang kamu anggap benar-benar dekat dan peduli tersebut belum tentu bisa selalu memahami apa yang kamu alami. Dalam persahabatan jangka panjang, penting untuk menetapkan batasan.

Dengan demikian, kamu bisa menyingkirkan orang-orang yan tidak dibutuhkan dan hal itu justru membuatmu tak merasa kesepian lagi. Teman-teman yang akhirnya kamu pilih diharapkan sama setianya denganmu.

4. Menemui Pertemanan Palsu

Tidak ada persahabatan yang layak untuk dipertaruhkan bagi kesehatan mentalmu. Penting untuk menjaga kesehatan emosionalmu.

Memilih beberapa orang yang kamu jadikan teman sejati merupakan hal yang sangat penting. Namun, sosok yang kamu yakini sebagai teman justru bisa berubah menjadi musuh bagimu.

Baca juga: Suami BCL Tersangkut Dugaan Penipuan & Penggelapan Uang Rp 6,9 M, Kasus Sudah Ditahap Penyidikan

Saat di hadapanmu, mereka terlipertemananat senang dengan kesuksesanmu. Namun, kenyataannya mereka akan membicarakanmu di belakang dan merasa iri dengan pencapaianmu.

Ingat, ada banyak orang yang bisa berubah menjadi musuh. Bahkan, semakin banyak orang yang berinteraksi denganmu, maka semakin besar pula kemungkinan mereka menjadi teman palsu.

5. Tidak Semua Mengenalmu secara Mendalam

Memang mengenal banyak orang bisa membantumu, tetapi kamu tidak harus berteman hanya karena kamu akrab dengan seseorang. Seperti yang kita ketahui, teman bisa membuatmu menjadi sosok yang lebih baik.

Mereka dapat membantumu berkembang, begitu pula kamu bisa membantu mereka dengan cara yang sama. Hal ini merupakan kesepakatan bersama yang tidak terucap, tetapi kalian dapat saling memahaminya.

Kamu perlu menganalisis dan melihat siapa yang benar-benar mengenalmu, termasuk menyadari kelemahan dan kelebihanmu. Ketahuilah bahwa orang yang hanya mengetahui beberapa aspek dari dirimu, seperti selera humormu, mereka tidak akan pernah bisa mendampingi kamu.

Ingat, mempertahankan banyak persahabatan merupakan hal sulit. Kamu pun tidak perlu khawatir jika sebagian orang akan menjauh dari hidupmu seiring berjalannya waktu.

Para ahli pun kemudian merekomendasikan setiap orang untuk memprioritaskan kualitas daripada kuantitas dalam hal persahabatan. (*)

Sumber: Jpgroup

Update