Jumat, 22 Mei 2026

Zara Gandeng Bad Bunny Luncurkan Koleksi Summer Essentials

Berita Terkait

Koleksi musim panas Zara terbaru hasil kolaborasi dengan Bad Bunny dalam lini “Benito Antonio” yang terinspirasi gaya Puerto Rico. Sumber gambar: ComplexStyle/x.com.

batampos – Zara kembali mencuri perhatian dengan merilis koleksi summer essentials terbaru yang menghadirkan berbagai item busana musim panas, mulai dari pakaian ringan, kemeja bergaris, hingga palet warna cerah dengan siluet santai.

Selain koleksi musiman tersebut, Zara juga meluncurkan kolaborasi terbaru bersama musisi Bad Bunny melalui lini bertajuk Benito Antonio. Koleksi ini berisi sekitar 150 item yang terinspirasi dari gaya personal serta akar budaya Puerto Rico milik sang artis.

Rangkaian koleksi ini memadukan lightweight suiting, striped shirting, busana kasual bernuansa cerah, hingga aksesori seperti topi grafis yang dirancang untuk menunjang gaya musim panas.

Peluncuran kolaborasi diawali dengan acara pop-up di San Juan, Puerto Rico, yang menjadi debut publik koleksi tersebut sebelum dijadwalkan tersedia di Amerika Serikat mulai Kamis (21/5).

Melalui situs resminya, Zara menyebut koleksi Benito Antonio sebagai karya yang “conceived in Puerto Rico” dan terinspirasi dari dunia personal Benito Antonio Martínez Ocasio, nama asli Bad Bunny.

Kolaborasi ini memperkuat strategi Zara dalam menggabungkan mode komersial dengan elemen budaya pop dan identitas artis global.

Sejumlah pengamat mode menilai koleksi ini lebih mudah digunakan dalam keseharian dibandingkan kolaborasi selebritas lain yang cenderung berfokus pada panggung dan estetika pertunjukan.

Perpaduan busana kasual, tailoring ringan, dan nuansa liburan musim panas menjadi daya tarik utama koleksi tersebut.

Zara sendiri terus menonjolkan lini new collection untuk pria, wanita, dan anak-anak sebagai bagian dari strategi pembaruan musiman yang cepat.

Musim panas 2026 menjadi momentum penting bagi brand asal Spanyol itu untuk memperkuat posisi di pasar global melalui kombinasi produk fungsional dan kolaborasi budaya populer. (*)

SourceVogue

Update