Senin, 4 Maret 2024

Wajb Tau! Berikut Fitur Keselamatan Pasif pada Mitsubishi Xforce

Berita Terkait

batampos – Berkendara dengan Mitsubishi Xforce menjadi mudah sebab disematkannya fitur keselamatan aktif seperti Active Yaw Control (AYC) di Mitsubishi Xforce. Fitur ini berfungsi untuk meningkatkan performa saat menikung, Memastikan kendaraan merespon sesuai dengan keinginan pengemudi ketika bermanuver. Selain itu fitur keselamatan aktif lainnya juga dimiliki oleh Mitsubishi Xforce seperti Active Stability Control, ABS, EBD, dan lainnya.

Mari kita bahas fitur keselamatan aktifnya, dimulai dari Active Stability Control (ASC) berfungsi mencegah mobil kehilangan traksi saat manuver di jalanan licin. Fitur ini akan secara otomatis bekerja mengontrol laju mobil saat bermanuver di jalanan licin sehingga tidak mudah tergelincir. Fitur ini akan otomatis menyala saat mobil dihidupkan dan bekerja berdasarkan perintah dari komputer atau ECU mobil. Ketika ECU mendeteksi mobil akan terjadi understeer atau oversteer, maka secara otomatis ECU akan mengatur system pengereman dari masing-masing roda. Sehingga mobil akan lebih terkontrol dan tetap berada di jalurnya.

Kemudian ABS atau Anti-lock Braking System. Secara umum, fitur ini bertugas mencegah roda mobil terkunci ketika terjadi pengereman mendadak atau tiba-tiba. Sementara untuk EBD (Electronic Brakeforce Distribution), punya tugas utama mendistribusikan daya pengereman ke seluruh roda mobil. Tujuannya untuk menyelaraskan semua putaran ban untuk pengereman yang lebih presisi. EBD dan ABS bekerja secara bersama-sama untuk memberikan tekanan pengereman yang sesuai untuk masing-masing roda.

Selain itu, terdapat juga Hill Start Assist, yang mana akan mengaktifkan rem secara otomatis selama beberapa detik saat akan melaju di jalanan menanjak sehingga mobil tidak bergerak mundur. Kemudian ada Blind Spot Warning (BSW). BSW membantu pengemudi melihat titik buta atau blind spot yang tidak terlihat pada kaca spion mobil. Kemudian fitur ini memberikan peringatan kepada pengendara bahwa ada objek yang tidak terlihat di kaca spion. Hal ini akan memudahkan pengemudi untuk mengetahui apakah ada kendaraan lain di samping belakang sehingga akan membantu saat harus pindah lajur atau menyalip kendaraan di depan.

Objek ini terdeteksi sensor yang berada di bagian belakang mobil dan memberikan sinyal berupa kedipan lampu di kaca spion. Selanjutnya, apabila objek yang tidak terlihat atau blind spot bagian kanan maka logo khusus di kaca spion berwarna kuning akan menyala, begitu juga sebaliknya pada bagian kiri.

Fitur ini biasanya akan aktif selama mobil dinyalakan, jadi baik Anda melaju di jalan tol atau jalan biasa akan tetap aman berkat adanya peringatan sebelum akan berpindah lajur.

Rear Cross traffic Alert. Fitur RCTA ini merupakan sejumlah perangkat yang didesain untuk membantu pengemudi mendapatkan informasi tentang objek bergerak di belakang mobil.
Tidak hanya sebagai penambah visibilitas di bagian belakang mobil saja, tapi fitur ini lebih canggih daripada kamera mundur. Fitur ini bisa menghentikan mobil Anda ketika mendeteksi adanya obyek di belakang mobil saat Anda melakukan manuver mundur.

Fitur ini mengandalkan sensor yang ditempatkan di belakang mobil dan berfungsi untuk mendukung safety terutama saat parkir.

Auto Light Control. Fitur ini dapat menyala secara otomatis saat berkendara dalam kondisi gelap dan rain sensor yang akan aktif saat sensor mendeteksi air yang jatuh di depan kaca mobil.

Nah ada lagi nih fitur keselamatnnya. Fitur keselamatan pasif.

Mari kita mengenali apakah fitur keselamatan pasif itu? Jadi yang termasuk fitur keselamatan pasif mobil adalah komponen dan fitur yang dirancang untuk melindungi penumpang dan pengemudi dalam kecelakaan atau insiden tabrakan. Sistem keselamatan pasif berfungsi untuk mengurangi risiko cedera dan meminimalkan dampak fisik pada penumpang kendaraan.

Mitsubishi Xforce dirancang untuk menjadi sebuah compact SUV terbaik di kelasnya. Maka tak heran berbagai fitur kenyamanan dan keselamatan paripurnapun disematkan. Berikut ini kita bahas tentang fitur keselamatan pasif yang disematkan di Mitsubishi Xforce:

Selayaknya mobil masa kini, Mitsubishi Xforce dilengkapi dengan airbags. Di Mitsubishi Xforce, airbags ditempatkan di dua sisi untuk melindungi semua orang yang ada di dalam mobil apabila terjadi kecelakaan. Pertama ada Front SRS Airbags. Fitur ini terdapat di barisan kursi depan untuk melindungi pengemudi dan penumpang kiri dari benturan akibat tabrakan depan. Dari namanya sudah kebayang ya, ada bantalan udara yang akan mengembang secara otomatis saat terjadi benturan keras. Bantalan udara itu akan menahan tubuh supir maupun penumpang di sisi kiri depan. Ada pula Side Airbags. Kantung udara yang terdapat pada sisi-sisi pilar samping untuk melindungi penumpang akibat tabrakan samping. Airbags yang ini ditempatkan di sisi pintu. Untuk yang ini 4 sisi dilengkapi airbags

Untuk membangun bodi mobil, Mitsubishi Xforce menggunakan rangka RISE. Rangka RISE (Reinforced Impact Safety Evolution) merupakan kesatuan antara bodi dan sasis untuk meningkatkan kenyamanan berkendara. Efektif menyerap energi tabrakan dari segala arah (depan, belakang, samping). Dalam tabrakan hebat, fitur ini menjaga bentuk interior tetap utuh sehingga kemungkinan selamat pada penumpang menjadi lebih besar. Rangka ini dibuat dari high tensile metal.

Seat Belt. Fitur yang satu ini jamak ditemukan di setiap mobil. Mitsubishi Xforce tentu menyematkan sabuk keselamatan yang kekinian alias lebih canggih dari yang ada pada umumnya. Sabuk keselamatan di Mitsubishi Xforce dilengkapi dengan dengan pretensioner dan force limiter. Pretensioner adalah sistem yang secara efektif menahan gaya dorong penumpang dengan segera menarik seatbelt saat terjadi tabrakan frontal. Sementara force limiter bekerja setelah pretensioner bekerja, yaitu membantu pengontrolan beban dari seatbelt untuk mengurangi dampak terhadap dada penumpang atau pengemudi.

Demi memberikan rasa nyaman dan aman Mitsubishi Xforce menggunakan jok ISOFIX sebagai tempat duduk. ISOFIX (International Standard Organizations FIX) adalah sistem pengikat pada child car seat yang terhubung dengan anchoring points di bawah jok mobil. Sistem ini memastikan child car seat terpasang dengan benar dan stabil, sehingga anak dapat terlindungi dengan baik saat terjadi kecelakaan.

Terakhir yaitu Pedestrian Protection. Fitur keselamatan pasif untuk pejalan kaki, yang mana dirancang untuk menekan dampak dari kecelakaan built impact-absorbing di material kap mesin dan bumper depan, kap mesin, dan fender. (*)

Update