Senin, 22 April 2024

Setiap Jumat, Kuliner Nasi Kandar di Hotel Santika

Berita Terkait

batampos – Hotel Santika Batam menghadirkan kuliner nasi kandar, khas Malaysia. Menu ini bisa dinikmati setiap Jumat.

Nasi Kandar khas Santika Batam Hotel. F Yossie untuk Batam Pos

Tak sulit menemukan makanan khas melayu di kota ini. Namun ada beberapa menu yang masih jarang dijumpai, salah satunya Nasi Kandar, yang konsep dan tampilannya sekilas mirip nasi Padang. Meski tampak serupa, tetapi keduanya tak sama. Sesuai namanya, makanan ini adalah sajian nasi putih dengan aneka lauk lengkap dan kuah kari. Sementara Nasi Padang menggunakan kuah gulai. Inilah yang membedakan antara Nasi Kandar dan Nasi Padang.

BACA JUGA:
Santika, Hotel Baru di Pusat Kota Batam

Nasi Kandar aslinya berasal dari Pulau Penang, Malaysia. Menu ini dihadirkan dalam business lunch setiap Jumat siang selama Agustus hingga September mendatang. “Kuliner nasi kandar ini bisa dinikmati mulai pukul 11.00 -14.00 WIB,” ujar Food and Beverage Manager Hotel Santika Batam, Muhammad Syahriel ketika ditemui di Gurindam Resto di lantai 11 beberapa waktu lalu.

Pria yang akrab disapa Ariel ini menyebutkan, cukup membayar Rp 75 ribu setiap Jumat, pengunjung sudah bisa menikmati makan siang dengan pilihan nasi kandar dan juga aneka menu pilihan lainnya, seperti nasi liwet, ketoprak, aneka soto, aneka jajanan tradisional, es buah dan masih banyak lagi.

“Terbuka untuk umum. Jadi para customer kami di Batam Center, setelah salat Jumat, bisa langsung ke Gurindam resto di Santika, nikmati menu peranakan seperti nasi kandar dan aneka menu nusantara yang kami sajikan,” jelas Ariel.

Public Relations Hotel Santika Batam, Yossie Christy Tenu menyebutkan, grup Hotel Santika Indonesia sudah dikenal dengan menu Indonesia. “Tapi karena lokasi Batam yang sangat berdekatan dengan negara tetangga, kami ingin memberikan warna baru pada menu. Sesuai namanya, Gurindam Restaurant ingin dikenal dengan masakan Indonesia & Melayu peranakan yang terbaik di Batam,” tutup Yossie. (*)

Reporter: Chahaya Simanjuntak

Update