
batampos – Kabar kurang menyenangkan datang bagi para gamer. Sejumlah gim milik Disney dilaporkan kembali menghilang dari platform distribusi digital Steam tanpa pemberitahuan resmi.
Langkah ini mengejutkan komunitas gamer global karena dilakukan secara tiba-tiba tanpa penjelasan dari pihak Disney maupun Steam.
Berdasarkan laporan yang beredar, sekitar 15 gim tambahan telah dihapus dari Steam, melanjutkan gelombang penghapusan sebelumnya pada awal tahun. Sepanjang 2026, total gim Disney yang telah di-delist mencapai sekitar 29 judul.
Sebagian besar gim yang ditarik merupakan judul lawas yang diadaptasi dari film dan franchise populer. Di antaranya termasuk seri Star Wars seperti Star Wars: Dark Forces dan Star Wars: Rebellion, serta gim klasik Outlaws (1997).
Selain itu, sejumlah gim berbasis film Disney juga ikut terdampak. Berikut lima di antaranya: Disney Bolt, Disney Tangled, Disney G-Force, Disney Universe dan Pirates of the Caribbean: At World’s End.
Mayoritas gim tersebut memiliki nilai nostalgia tinggi bagi para pemain, terutama penggemar lama yang pernah memainkannya di era sebelumnya.
Hingga saat ini, Disney belum memberikan keterangan resmi terkait alasan penghapusan massal tersebut. Namun, sejumlah spekulasi menyebutkan kemungkinan terkait masalah lisensi, rencana remaster, atau restrukturisasi katalog gim.
Fenomena penghapusan gim dari platform digital sebenarnya bukan hal baru. Banyak gim yang ditarik karena masa hak distribusinya telah berakhir.
Meski demikian, pengguna yang sudah membeli gim tersebut sebelumnya masih dapat mengakses dan memainkannya. Namun, gim tidak lagi tersedia bagi pengguna baru yang ingin membeli.
Penghapusan puluhan gim Disney dari Steam ini menambah kekhawatiran terkait keberlanjutan akses gim digital, terutama untuk judul-judul lama yang rentan hilang dari peredaran.(*)
