
batampos – Audi membuat langkah baru di pasar kendaraan listrik dengan menyiapkan sedan terbaru melalui sub-brand khusus untuk pasar Tiongkok bernama “AUDI”.
Berbeda dari identitas globalnya, brand AUDI ini tidak menggunakan logo ikonik empat cincin, melainkan hanya tulisan “AUDI” sebagai identitas utama. Strategi ini ditujukan untuk menarik konsumen muda di pasar Tiongkok yang dinilai memiliki preferensi berbeda.
Sedan tersebut akan menjadi model ketiga dalam lini kendaraan listrik AUDI, setelah kehadiran E5 Sportback dan SUV E7X yang dikembangkan khusus untuk pasar setempat.
Proyek ini merupakan hasil kolaborasi antara Audi dan SAIC Motor. Peluncuran sedan listrik tersebut dijadwalkan berlangsung sekitar tahun 2027.
CEO proyek kerja sama Audi-SAIC, Fermín Soneira, mengatakan kendaraan saat ini tengah dalam tahap pengembangan dengan menyesuaikan selera konsumen Tiongkok.
“Kendaraan dirancang mengikuti preferensi pasar China yang masih menyukai desain sedan klasik tiga bagian (three-box design),” ujarnya seperti dikutip dari Motor1, Jumat (17/4).
Sedan ini akan mengusung konsep sporty premium limousine yang menyasar segmen kelas atas. Seluruh lini kendaraan dalam sub-brand AUDI juga dipastikan menggunakan teknologi full listrik (EV).
Selain itu, mobil ini diprediksi hadir dengan kabin berteknologi tinggi, sistem bantuan pengemudi canggih, serta fitur konektivitas digital yang menjadi standar baru di industri otomotif Tiongkok.
Audi juga disebut mempercepat proses pengembangan kendaraan dalam lini AUDI. Waktu produksi dapat dipangkas hingga 30–40 persen lebih cepat dibandingkan model global, karena difokuskan pada kebutuhan pasar lokal.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar Audi untuk memperkuat posisinya di pasar kendaraan listrik terbesar di dunia, di tengah persaingan ketat dengan produsen lokal seperti BYD, Nio, hingga Xiaomi.
Dengan pendekatan baru ini, Audi berharap dapat meningkatkan daya saing sekaligus memperluas pangsa pasar di segmen kendaraan listrik premium di Tiongkok. (*)
