
batampos – Kebocoran besar materi gim yang belum dirilis diduga berasal dari sistem Indonesia Game Rating System (IGRS), termasuk spoiler lengkap gim 007 First Light yang langsung menyebar luas di internet.
Sistem Indonesia Game Rating System (IGRS) diduga secara tidak sengaja membuka akses ke materi rahasia sejumlah gim yang belum dirilis ke publik.
Kebocoran tersebut memicu tersebarnya rekaman gameplay, detail cerita, hingga bagian akhir dari beberapa judul besar. Salah satu yang paling disorot adalah 007 First Light.
Gim garapan IO Interactive itu diketahui mengangkat kisah asal-usul James Bond sebelum menjadi agen legendaris 007.
Dalam bocoran yang beredar, sejumlah cuplikan memperlihatkan alur cerita penting hingga ending gim. Padahal, 007 First Light dijadwalkan baru akan dirilis pada 27 Mei 2027 untuk PlayStation 5, Xbox, dan PC.
Tak hanya itu, kebocoran juga mencakup materi dari gim lain seperti Echoes of Aincrad milik Bandai Namco, serta judul populer seperti Assassin’s Creed IV: Black Flag dari Ubisoft dan Castlevania: Belmont’s Curse dari Konami.
Akibat insiden ini, spoiler menyebar luas di berbagai forum dan media sosial. Banyak gamer memilih menghindari konten terkait untuk menjaga pengalaman bermain tetap utuh.
Selain materi gim, kebocoran juga disebut mengungkap ribuan alamat email milik pengembang, yang semakin memperparah dampak insiden tersebut.
Salah satu dugaan penyebab kebocoran berasal dari mekanisme distribusi materi yang digunakan dalam proses klasifikasi.
“Kami membagikan rekaman melalui tautan Google Drive yang terkunci, namun baru-baru ini menerima permintaan akses dari beberapa anggota tim IGRS. Tidak menutup kemungkinan tautan tersebut terbuka lebih luas,” ujar Nic McConnell dari Riot Games.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak IGRS maupun pengembang terkait insiden kebocoran tersebut. Kasus ini memicu kekhawatiran soal keamanan data dalam proses klasifikasi gim di Indonesia.(*)
