Jumat, 19 Juli 2024

Nyeri Saat Haid, Cobalah Teh Jahe untuk Meredakan

Berita Terkait

Ilustrasi jahe bisa dibuat minuman teh jahe.

batampos – Saat nyeri haid datang, teh jahe bisa dijadikan alternatif untuk
meredakan selain obat. Rasa hangat teh jahe juga akan menenangkan perut.

Meski hal ini masih perlu penelitian lebih lanjut, jahe yang banyak dipakai
sebagai bumbu masak ini juga sering dijadikan obat tradisional. Jahe dipercaya
mengatasi berbagai masalah kesehatan tubuh manusia, seperti mual, batuk,
pilek, arthritis, dan memiliki sifat anti-inflamasi, serta antioksidan.

Membuat teh jahe sangatlah sederhana dan dapat diseduh di mana saja. Cukup
menggunakan jahe segar atau yang sudah ditumbuk, kemudian dimasukkan ke
dalam gelas yang berisi air panas.

Baca juga: Rebusan Ketumbar Berkhasiat untuk Kesehatan Jantung hingga Melindungi Kulit

Menurut dokter Kantha Shelke seorang dosen di Universitas Johns Hopkins,
Amerika Serikat, dan Monique Richard, ahli gizi di Johnson City, Tennessee, ada
beberapa manfaat kesehatan dari mengonsumsi teh jahe.

1. Sumber Vitamin dan Mineral
Jahe mengandung vitamin dan mineral, seperti vitamin C, vitamin B6, kalium,
magnesium, mangan, cuprum atau tembaga, air, dan serat. Vitamin dan minerat
tersebut merupakan hal penting untuk perkembangan dan fungsi tubuh.

Sebagai contoh, vitamin C dapat membantu untuk meningkatkan kekebalan
tubuh. Vitamin B6 dapat membantu mengatasi sel darah merah dan menjaga
fungsi otak, dan fungsi vitamin serta mineral lainnya.

2. Memiliki Sifat Anti-inflamasi
Penelitian menunjukkan bahwa jahe dapat mengurangi peradangan. Penelitian
lainnya juga membuktikan bahwa jahe dapat membantu meredakan nyeri pada
penderita osteoarthritis, bentuk arthritis paling umum yang disebabkan oleh
kerusakan pada kartilago (tulang rawan).

3. Pengobatan untuk Mual dan Muntah
Sudah berabad-abad, jahe digunakan untuk mengatasi atau meredakan mual dan
muntah. Baik itu mual yang diakibatkan oleh mabuk perjalanan, maupun setelah
operasi atau kemoterapi.

Baca juga: Ini Tips Diet yang Sehat Bagi Penderita Obesitas

Penelitian menemukan, bahwa jahe lebih kuat daripada obat dalam mengurangi
mual dan muntah setelah prosedur yang melibatkan anestesi umum. Namun, hal
yang perlu diperhatikan dalam mengonsumsi jahe untuk keadaan medis, selalu
berkonsultasi dengan dokter Anda.

4. Membantu Melancarkan Pencernaan
Jahe memiliki efek positif untuk melancarkan pencernaan, serta disritmia (detak
jantung yang tidak normal atau tidak teratur), gangguan yang menghambat
pergerakan makanan melalui sistem pencernaan. Namun, yang perlu
diperhatikan bagi beberapa orang, jahe dapat menyebabkan efek kembung atau
ketidaknyamanan pada perut.

5. Meringankan Nyeri akibat Haid
Manfaat lainnya dari mengonsumsi teh jahe untuk perempuan, yaitu mengobati
nyeri saat sedang haid. Dibandingkan obat aspirin atau ibuprofen, jahe tidak
memiliki perbedaan yang signifikan dalam mengobati nyeri haid. Namun, hal
tersebut masih diperlukan penelitian lebih lanjut.

Dilansir dari Forbes Health, hal yang perlu diperhatikan untuk mengonsumsi teh
jahe ini, yaitu harus bijaksana dan mengetahui kondisi tubuh.

Pasalnya, individu dengan kondisi tertentu, seperti diabetes, batu empedu,
perempuan hamil atau menyusui, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter
sebelum mengonsumsi teh jahe. (*)

Reporter: JPGroup

Update