Jumat, 21 Juni 2024

Bad Mood Bisa Jadi Salah Satu Sinyal Tubuh Kurang Gerak

Berita Terkait

Ilustrasi Seorang wanita duduk. (JESSICA TICOZZELLI by Pexels)

batampos – Bad mood ternyata bisa jadi sinyal tubuh kurang gerak. Duduk
sepanjang hari baik di rumah maupun di kantor buruk dampaknya buat tubuh.

Dilansir dari laman Eating Well, Senin (10/6), kurangnya olahraga bisa menjadi
salah satu alasan mengalami suasana hati yang memburuk.

Seorang terapis di Amerika Serikat, Lisa N. Folden menyebutkan bahwa aktivitas
fisik yang teratur menyebabkan tubuh Anda memproduksi lebih banyak hormon
bahagia yang juga dikenal sebagai endorfin.

Baca juga: Jalan Kaki 10 Ribu Langkah per Hari, Efektif Cegah Diabetes pada Perempuan

”Endorfin memicu perasaan yang sangat positif dalam tubuh yang umumnya
membuat Anda merasa lebih bahagia dan nyaman,” jelas Folden.

Tanda-tanda lainnya saat tubuh kurang gerak yang patut Anda waspadai
diantaranya:

1. Otot tegang

“Otot Anda seperti karet gelang. Semakin sering Anda melakukan peregangan
dan menggerakkannya, semakin fleksibel gerakan tersebut. Saat Anda berhenti
menggerakkannya, gerakan tersebut akan membeku atau mengencang.”

“Pada dasarnya, gerakan tersebut menjadi lebih pendek. Jika ini terjadi, Anda
mungkin merasa gerakan rutin sehari-hari menjadi lebih tidak nyaman dan
menantang,” jelas Folden.

Folden merekomendasikan untuk menunjukkan rasa cinta pada tubuh dengan
menghabiskan beberapa menit tiga kali seminggu untuk meregangkan tubuh.

Tidak semua olahraga harus melibatkan angkat beban atau kardio dengan
intensitas tinggi. Melakukan peregangan memiliki manfaatnya tersendiri.

2. Sendi kaku

Sendi mengandung pelumas yang disebut cairan sinovial. Cairan itu membantu
persendian bergerak dengan lancar dan tanpa rasa sakit.

Baca juga: Resep Omelet Ala Hotel Bintang 5 untuk Sarapan Sehat yang Praktis

“Ketika Anda tidak bisa bergerak dan tidak sering berolahraga, produksi cairan
itu mulai melambat dan persendian Anda terasa sakit,” terang Folden.

Hasilnya adalah perasaan berderit yang mungkin dirasakan di pagi hari.
Menambahkan sedikit jalan kaki ke dalam rutinitas harian dan tetap terhidrasi
dengan baik akan membantu cairan sinovial mengalir kembali.

3. Cepat merasa lelah

Ketika hanya sekadar menaiki tangga atau berjalan-jalan di sekitar dapat
membuat cepat lelah atau kehabisan napas, ini merupakan indikasi bahwa perlu
melakukan lebih banyak olahraga kardio dalam kehidupan sehari-hari.

“Hal ini terjadi karena paru-paru dan jantung Anda tidak lagi terbiasa memompa
dan bekerja pada kecepatan di atas tingkat aktivitas menetap,” kata Folden.

“Jadi mereka mengalami overdrive ketika Anda melakukan aktivitas tingkat
tinggi, seperti berlari ke mobil atau berjalan di atas bukit. Menjaga tubuh Anda
tetap aktif dan terkondisi adalah obat terbaik untuk jantung dan paru-paru yang
lelah,” imbuhnya.

Baca juga: Hati-Hati…Sembelit Bisa Sebabkan Kanker Usus

4. Sembelit

“Ketika mengalami sembelit, itu adalah tanda yang masuk akal bahwa Anda
tidak mendapatkan cukup serat dan air, atau Anda kurang bergerak,” terang
Folden.
“Berbaring atau duduk sepanjang hari adalah cara yang bagus untuk
menghentikan buang air besar,” lanjutnya.

Agar segala sesuatunya berjalan lancar, penting untuk harus bergerak secara
teratur, seperti dengan berjalan-jalan saat istirahat makan siang atau usahakan
untuk bangun dan melakukan peregangan beberapa kali sepanjang hari. (*)

Sumber: Jpgroup

Update