Kamis, 28 Mei 2026

Lancia Gamma Kembali Setelah 40 Tahun, Kini Jadi SUV Mewah

Berita Terkait

Lancia Gamma terbaru resmi diperkenalkan kembali setelah lebih dari 40 tahun vakum. Kini, mobil legendaris asal Italia tersebut hadir sebagai SUV fastback modern berbasis elektrifikasi. Sumber gambar: x.com/lancia_official

batampos – Produsen otomotif asal Italia, Lancia, resmi menghidupkan kembali nama legendaris Gamma setelah lebih dari 40 tahun menghilang dari pasar otomotif global.

Berbeda dari generasi klasik era 1970-an yang hadir sebagai sedan dan coupe mewah, Lancia Gamma terbaru kini hadir sebagai SUV fastback modern dengan sentuhan elektrifikasi.

Model anyar tersebut pertama kali diperlihatkan melalui foto resmi yang dirilis di akun X @lancia_official pada Selasa (26/5).

Lancia Gamma terbaru akan menjadi model flagship baru pabrikan tersebut dan diproduksi di pabrik Melfi, Italia, milik Stellantis. Fasilitas tersebut juga digunakan untuk memproduksi sejumlah kendaraan elektrifikasi premium lainnya.

Secara desain, Gamma terbaru mengusung bentuk crossover coupe dengan garis atap melandai ke belakang. Tampilan mobil disebut memiliki kemiripan dengan Peugeot 3008 dan DS No8 karena menggunakan platform STLA Medium milik Stellantis.

Lancia menyebut kendaraan tersebut dirancang untuk memadukan elegansi khas Italia dengan teknologi modern dan efisiensi aerodinamika.

Pada bagian depan, Gamma memakai interpretasi baru grille khas Lancia dengan tiga garis cahaya LED. Sementara bagian belakang dibekali lampu horizontal penuh dengan detail vertikal di bagian tengah.

Dari sisi performa, Lancia Gamma akan tersedia dalam pilihan mesin hybrid dan listrik penuh atau EV.

Varian hybrid menggunakan mesin 1.2 liter mild-hybrid dengan tenaga sekitar 145 hp. Sedangkan versi listrik disebut hadir dalam beberapa pilihan tenaga hingga sekitar 375 hp untuk varian penggerak semua roda atau AWD.

Untuk daya jelajah, model hybrid diklaim mampu menempuh lebih dari 600 mil pada kombinasi tertentu. Sementara model listrik diperkirakan memiliki jarak tempuh hingga sekitar 740 kilometer tergantung kapasitas baterai yang digunakan.

Kembalinya Gamma menjadi bagian penting dalam strategi kebangkitan Lancia di pasar Eropa.

Setelah bertahun-tahun hanya mengandalkan model Ypsilon di pasar Italia, Lancia kini mulai kembali masuk ke segmen premium dengan identitas baru berbasis elektrifikasi. (*)

SourceMotor1

Update