Kamis, 28 Mei 2026

Ini Tips Simpan Daging Kurban agar Tetap Awet dan Segar

Berita Terkait

Ilustrasi daging. (jawapos.com)

batampos – Penyimpanan daging kurban tidak boleh dilakukan sembarangan agar tetap awet, segar, dan aman dikonsumsi. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI mengingatkan beberapa langkah untuk memastikan keawetan daging kurban saat disimpan.

BPOM RI menekankan bahwa penanganan daging kurban harus memperhatikan aspek keamanan pangan sejak awal, mulai dari pembersihan hingga proses penyimpanan dan pembekuan.

Jangan Cuci Daging dengan Air

BPOM RI mengimbau masyarakat untuk tidak mencuci daging mentah menggunakan air sebelum disimpan. Sebagai gantinya, kotoran yang menempel seperti kerikil, tanah, potongan plastik, atau sisa darah sebaiknya dibersihkan menggunakan tisu atau lap bersih.

“Jangan bersihkan pakai air, ya! Daging mentah tidak disarankan dicuci karena percikan air bisa membawa bakteri menyebar ke area sekitar seperti wastafel, meja dapur, peralatan masak, hingga makanan lain,” tulis akun Instagram resmi BPOM, dikutip Kamis (28/5).

Potong Sesuai Kebutuhan dan Gunakan Alat Terpisah

Setelah dibersihkan, daging sebaiknya dipotong sesuai kebutuhan agar lebih mudah disimpan dan diolah. BPOM RI juga menekankan pentingnya penggunaan peralatan berbeda untuk bahan mentah dan matang.

“Gunakan talenan berbeda untuk daging mentah, jeroan, dan daging matang,” tulis BPOM

Langkah ini dilakukan untuk mencegah kontaminasi silang yang dapat membahayakan kesehatan.

Simpan dalam Wadah Bersih dan Kedap Udara

Daging yang sudah dipotong kemudian disimpan dalam wadah bersih dan tertutup rapat. Hal ini penting untuk menjaga kualitas daging agar tetap segar dan tidak terkontaminasi bau atau bakteri dari lingkungan sekitar.

“Masukkan daging ke wadah penyimpanan yang bersih dan kedap udara,” imbau BPOM.

Atur Suhu Penyimpanan dengan Benar

BPOM RI juga mengingatkan pentingnya pengaturan suhu penyimpanan agar daging tetap awet. Daging sebaiknya segera disimpan di chiller dengan suhu 1–4°C selama 4–5 jam sebelum dipindahkan ke freezer.

Jika akan dimasak, daging beku sebaiknya dilelehkan terlebih dahulu dengan memindahkannya dari freezer ke chiller (thawing) agar kualitas tetap terjaga.

Dengan langkah penyimpanan yang tepat, BPOM RI menegaskan daging kurban dapat tetap aman, segar, dan layak konsumsi tanpa meningkatkan risiko kontaminasi bakteri. (*)

ReporterJPGroup

Update