Jumat, 8 Mei 2026

Google Akhiri Project Mariner, Teknologi AI Browser Pindah ke Gemini

Berita Terkait

Ilustrasi tampilan Project Mariner milik Google yang resmi dihentikan dan diperkirakan akan diintegrasikan ke ekosistem Gemini AI. Sumber: x.com/HalaBughazi.

batampos – Google resmi menghentikan pengembangan Project Mariner, proyek AI eksperimental yang sebelumnya digadang-gadang menjadi masa depan teknologi AI agent untuk menjelajah internet secara otomatis.

Layanan Project Mariner diketahui sudah tidak dapat digunakan sejak Senin (4/5). Pada halaman resminya, Google menampilkan pesan bahwa teknologi Project Mariner akan “berlayar” menuju produk Google lainnya.

Banyak pengamat menilai istilah tersebut menjadi sinyal bahwa kemampuan AI Mariner bakal diintegrasikan ke ekosistem Gemini, platform kecerdasan buatan utama milik Google.

Project Mariner pertama kali diperkenalkan pada akhir 2024 sebagai AI agent berbasis browser Chrome yang mampu menjalankan berbagai tugas layaknya manusia saat berselancar di internet.

Teknologi itu dapat melakukan pencarian web otomatis, mengisi formulir, melakukan riset daring, hingga membantu pemesanan hotel dan tiket secara mandiri.

Google bahkan sempat memamerkan kemampuan terbaru Mariner di ajang Google I/O. Saat itu, AI tersebut diklaim mampu menangani hingga 10 tugas sekaligus dalam satu waktu.

Keberadaan Project Mariner sempat disebut sebagai langkah besar Google dalam persaingan teknologi AI agent melawan OpenAI, Anthropic, hingga Perplexity.

Namun kini, arah pengembangan tampaknya berubah. Sejumlah analis menilai Google mulai memusatkan strategi AI agent ke integrasi yang lebih luas dalam layanan produktivitas dan ekosistem Gemini.

Project Mariner sebelumnya menarik perhatian karena mampu “melihat” tampilan browser seperti manusia dan menjalankan tindakan langsung di situs web secara otomatis.

Meski inovatif, teknologi tersebut juga memunculkan kekhawatiran terkait keamanan, privasi pengguna, hingga potensi penyalahgunaan otomatisasi AI di internet.

Hingga kini, Google belum memberikan penjelasan resmi mengenai alasan penghentian Project Mariner. Namun, banyak pihak memperkirakan perusahaan tengah menyiapkan generasi AI agent baru yang lebih terintegrasi dan aman digunakan.(*)

SourceThe Verge

Update