
batampos – Valve Corporation resmi meluncurkan generasi terbaru Steam Controller sebagai perangkat mandiri yang dapat digunakan tanpa harus menunggu kehadiran konsol andalannya, Steam Machine. Perangkat ini dijadwalkan mulai dijual pada 4 Mei 2026.
Controller tersebut dibanderol mulai USD 99 dan kompatibel dengan berbagai perangkat yang mendukung Steam, seperti PC, Steam Deck, hingga ponsel.
Langkah ini terbilang berbeda dari strategi sebelumnya. Pada generasi awal, Steam Controller dirancang sebagai bagian dari ekosistem hardware Valve bersama Steam Machine. Namun, proyek konsol tersebut mengalami penundaan akibat kendala pasokan komponen global, terutama memori dan penyimpanan.
Valve akhirnya memilih merilis controller lebih dulu ke pasar. Versi terbaru ini hadir dengan desain lebih konvensional, namun tetap mempertahankan ciri khas seperti dual trackpad haptic dan dukungan gyro.
Selain itu, perangkat dilengkapi thumbstick magnetik, tombol belakang yang dapat dikustomisasi, serta opsi konektivitas melalui Bluetooth, USB-C, dan dongle khusus dengan latensi rendah.
Controller ini dirancang fleksibel dan kompatibel dengan hampir semua gim di Steam, termasuk gim yang biasanya dimainkan menggunakan keyboard dan mouse. Pengguna juga dapat mengatur profil kontrol sesuai kebutuhan, bahkan untuk gim non-Steam.
Konsep tersebut melanjutkan filosofi generasi pertama yang bertujuan menjembatani pengalaman bermain PC dengan kontrol genggam yang lebih praktis.
Peluncuran controller secara terpisah ini juga menunjukkan bahwa pengembangan ekosistem hardware Valve belum sepenuhnya rampung. Proyek seperti Steam Machine dan Steam Frame masih dalam tahap pengembangan tanpa jadwal rilis pasti.
Meski begitu, kehadiran Steam Controller terbaru menjadi langkah awal Valve dalam memperluas ekosistem gaming berbasis Steam, termasuk untuk penggunaan di ruang keluarga.(*)
