
batampos – Capcom membuka peluang menghadirkan seri Resident Evil dengan latar Jepang, sebuah ide yang selama ini kerap dibicarakan penggemar tetapi belum pernah benar-benar diwujudkan dalam gim utama franchise horor tersebut.
Sinyal itu muncul dari pernyataan produser Resident Evil, Masato Kumazawa, yang mengakui bahwa gagasan menjadikan Jepang sebagai lokasi utama cerita telah lama menjadi bahan diskusi di kalangan pengembang maupun penggemar.
Pernyataan tersebut langsung memicu antusiasme komunitas pemain. Banyak penggemar menilai Jepang memiliki kekayaan budaya horor yang dapat memberikan warna baru bagi seri Resident Evil yang selama hampir tiga dekade identik dengan kota-kota fiktif dan lokasi internasional.
Mulai dari desa terpencil, kuil kuno, legenda urban, hingga cerita rakyat Jepang dinilai mampu menghadirkan pengalaman survival horror yang berbeda dari seri-seri sebelumnya.
Kumazawa mengungkapkan bahwa ide menghadirkan Resident Evil berlatar Jepang bukanlah hal baru di internal Capcom. Menurutnya, sebagian besar anggota tim pengembang yang berbasis di Jepang pernah membayangkan seperti apa jika franchise tersebut mengambil setting di negara asal perusahaan itu.
Ia menjelaskan bahwa banyak penggemar Jepang juga sering menyampaikan harapan serupa kepada tim pengembang.
Meski demikian, Kumazawa belum memberikan konfirmasi mengenai adanya proyek Resident Evil berlatar Jepang yang sedang dikerjakan. Namun ia menegaskan kemungkinan tersebut tetap terbuka pada masa mendatang.
Menurutnya, Capcom harus terus menghadirkan inovasi agar pemain tidak merasa memainkan konsep yang sama secara berulang. Di sisi lain, identitas utama Resident Evil seperti karakter, cerita, dan elemen survival horror tetap harus dipertahankan.
Hingga saat ini, belum ada gim utama Resident Evil yang benar-benar menggunakan Jepang sebagai latar utama cerita. Sebagian besar seri berlangsung di Amerika Serikat maupun berbagai lokasi internasional lainnya.
Sementara itu, Resident Evil Requiem yang menjadi salah satu judul terbaru masih membawa pemain ke kisah yang berkaitan dengan Raccoon City serta karakter-karakter yang terhubung dengan insiden besar di kota tersebut.
Sejumlah pengamat industri gim menilai Jepang dapat menjadi lokasi ideal untuk evolusi franchise Resident Evil. Kesuksesan beberapa gim horor modern yang mengangkat nuansa budaya Jepang dinilai membuktikan bahwa elemen horor tradisional Negeri Sakura masih memiliki daya tarik kuat di pasar global.
Jika terealisasi, Resident Evil berlatar Jepang berpotensi menghadirkan pengalaman horor yang lebih segar sekaligus memperluas eksplorasi cerita dalam salah satu franchise gim horor paling populer di dunia tersebut. (*)
