
batampos – Frontier Developments resmi mengumumkan Planet Zoo 2 yang dijadwalkan meluncur pada 13 Oktober 2026 untuk PC, PlayStation 5, dan Xbox Series X/S.
Sekuel gim simulasi kebun binatang populer itu akan menghadirkan fitur baru berupa hewan terbang dan hewan akuatik penuh yang selama ini paling banyak diminta pemain.
Dalam pengumuman resminya, Frontier memperkenalkan sistem aviary dan aquarium baru yang memungkinkan pemain membangun habitat burung terbang hingga spesies laut secara lebih realistis.
Pemain nantinya dapat membuat akuarium air tawar maupun air laut lengkap dengan berbagai satwa seperti ikan besar, kura-kura laut, hingga burung yang dapat terbang bebas di habitat khusus.
Beberapa spesies baru yang diperlihatkan dalam trailer perdana antara lain Hawksbill Turtle, Ocean Sunfish, Saltwater Crocodile, dan Toco Toucan.
Frontier menyebut seluruh hewan di Planet Zoo 2 akan memiliki animasi dan perilaku yang lebih realistis berkat sistem kecerdasan buatan atau AI terbaru yang dikembangkan khusus untuk gim tersebut.
Selain itu, Planet Zoo 2 juga membawa teknologi air dinamis yang dapat bereaksi terhadap pergerakan hewan di dalam habitat.
Efek riak dan gelombang air nantinya akan berubah sesuai ukuran maupun aktivitas spesies yang berada di area akuarium.
Tidak hanya fokus pada simulasi kebun binatang, Planet Zoo 2 juga memperluas aspek konservasi satwa melalui fitur Wildlife Reserve atau kawasan pelepasliaran hewan.
Pemain dapat membangun area konservasi yang lebih luas dan dikustomisasi untuk mendukung kesejahteraan satwa.
Sistem manajemen staf, edukasi pengunjung, hingga pengelolaan kesejahteraan hewan juga dibuat lebih kompleks dibanding gim pertamanya yang dirilis pada 2019.
Frontier menyebut fitur hewan akuatik dan hewan terbang menjadi lompatan terbesar dalam sejarah franchise Planet Zoo.
Sebelumnya, komunitas pemain memang telah lama meminta kehadiran sistem aviary dan aquarium sejak gim pertama dirilis beberapa tahun lalu.
Pengumuman Planet Zoo 2 langsung mendapat respons positif dari penggemar gim simulasi karena dinilai membawa evolusi besar terhadap gameplay dan kreativitas pemain dalam membangun kebun binatang virtual. (*)
