Minggu, 27 November 2022

Raffi Ahmad Pernah Berantem dengan Baim Wong Gara-Gara Uang untuk Bisnis Club Malam

Berita Terkait

Raffi Ahmad dan Baim Wong (Instagram Baim Wong)

batampos – Raffi Ahmad & Baim Wong pernah berantem gara-gara masalah uang Rp350 juta untuk bisnis club malam di Bali. Saat itu, Raffi dan Baim yang bersahabat sampai tak saling sapa satu sama lain gara-gara masalah uang tersebut.

Baca juga:Tips Merawat Sepeda Motor Listrik Agar Tetap Awet

“Gue berantem masalah duit,” kata Raffi Ahmad, di lansir tabloitnyata dari akun YouTube Noice, Senin (7/11) lalu.

“Bahaya tuh. Cuma memang benar, ada lah ya masalahnya. Berantem, kanan kiri kok ke arah kita berdua ya?” kata Baim Wong menimpali.

Suami Nagita Slavina itu pun mengaku bahwa kala itu ia yang masih berusia 18 tahun nekat menginvestasikan uangnya untuk membangun sebuah club malam di kawasan Bali bersama Baim Wong.

“Inget banget waktu itu gue ngasih duit sama iklan Rp 500 juta. Terus yang di Bali, disuruh setor Rp 350 juta. Langsung lah sama si Baim bikin ‘My Room club’,” kata ayah Rafathar itu.

Sayangnya Raffi yang masih muda waktu itu kurang paham cara berbisnis, sehingga uangnya hangus begitu saja. Padahal diketahui club malam tersebut ramai peminat.

“Awalnya clubnya laku nih, nah kan gue nggak paham sama operasional. Gue tanya, Im duitnya kemana? Nggak tau nih. Lah loe gimana sih? Wah langsung berantem kita,” katanya lagi.

Meski Raffi Ahmad dan Baim Wong sempat perang dingin, kejadian tersebut faktanya tidak mematahkan persahabatan mereka yang telah terjalin sejak 2002 itu.

“Pernah berantem sampai nggak ngomong, tapi tau-tau balik lagi. Intinya dulu karena kita nggak ngerti bisnis aja,” kata Raffi.

Kini, keduanya memutuskan untuk tidak lagi berbisnis bersama kedepannya. “Gue sama Baim, sudah lah nggak usah bisnis-bisnis daripada ribut,” tutup Raffi.

Raffi Ahmad dan Baim Wong dikenal sebagai sahabat dekat. Bahkan kedekatan keduanya sudah terhitung dari 20 tahun lalu, semenjak mereka baru meniti karier di dunia hiburan Tanah Air. (*)

Reporter : jpgroup

Update