Senin, 4 Maret 2024

Olahraga Berlebihan Picu Serangan Jantung, Perhatikan Tanda-tandanya

Berita Terkait

Ilustrasi merasa kelelahan dan nyeri adalah dua tanda adanya serangan jantung saat olahraga (hallodoc)

batampos – Olahraga berlebihan bisa memicu serangan tantung. Perhatikan tanda-tandanya yaitu tubuh merasa sangat kelelahan dan sakit. Jika itu terjadi segera hentikan aktivitas olahraga yang berlebihan itu.

Gaya hidup sehat seperti rutin berolahraga memang harus dilakukan guna mendapatkan tubuh yang sehat dan lebih berenergi. Namun, jika olahraga berlebihan ternyata tidak bagus untuk kesehatan jantung.

Melakukan latihan fisik secara berlebihan justru akan membuat energi tubuh terkuras dan berisiko mengalami berbagai masalah kesehatan. Dilansir dari Antara, Kamis (23/11), Seorang ahli jantung di Asian Heart Institute Mumbai, Dr. Abhijit Borse mengatakan, rutinitas olahraga yang ketat biasanya ditujukan untuk mencapai kebugaran fisik.

Namun, terkadang secara tidak sengaja hal itu justru menyebabkan masalah kesehatan yang serius, salah satunya adalah serangan jantung.

Baca Juga:Waspada 8 Hal yang Membuat Perempuan Jadi Tidak Percaya Diri

Dikutip dari laman Hindustan Times, Dr. Abhijit juga mengungkapkan, olahraga bisa membantu menurunkan tekanan darah, mengurangi risiko obesitas, meningkatkan kadar kolesterol, dan memperkuat otot jantung jika aktivitas olahraganya dilakukan secara seimbang dan tak berlebihan.

Olahraga berlebihan memicu ketegangan pada jantung. Ini adalah respons normal terhadap olahraga, dan membantu meningkatkan kinerja jantung untuk menjadi lebih efisien. Namun, jika olahraga dilakukan secara ekstrem, jantung bisa menjadi terlalu banyak bekerja dan lelah, sehingga meningkatkan risiko kejadian buruk pada jantung.

“Seseorang yang memaksakan tubuhnya hingga batas maksimal secara terus menerus, maka akan mengalami perubahan struktural pada jantung yang mengakomodasi peningkatan kebutuhan aliran darah. Meskipun umumnya tidak berbahaya pada atlet yang terlatih, namun ini bisa jadi masalah bagi mereka yang olahraga berlebihan tanpa bimbingan yang tepat atau pemulihan,” Imbuhnya

Risiko olahraga yang berlebihan menyebabkan kelemahan sistem kekebalan tubuh, membuat seseorang lebih rentan terhadap infeksi, melemahkan otot jantung dan mengurangi kemampuannya untuk memompa secara efektif, dan yang secara tidak langsung dapat berdampak pada kesehatan seperti terkena serangan jantung.

Selain itu, olahraga intens tanpa pemulihan yang memadai juga dapat memicu irama jantung yang tidak normal, seperti aritmia (fibrilasi atrium), yang terparah dapat meningkatkan risiko penggumpalan darah dan stroke.

Kunci Olahraga

Kunci olahraga yang sehat adalah menemukan keseimbangan yang sesuai dengan tingkat kebugaran dan tujuan seseorang serta melakukannya dalam jumlah sewajarnya.

Dr. Abhijit memberikan beberapa tips penting untuk menjaga jantung agar tetap aman, yaitu dengan mengenali tubuh serta memperhatikan tanda-tanda seperti nyeri atau kelelahan. Jika tubuh merasa sangat kelelahan dan nyeri maka segera hentikan aktivitas.

Variasikan rutinitas olahraga, jadwalkan hari istirahat secara teratur dan pertimbangkan untuk bekerja dengan pelatih agar membantu membuat perencanaan olahraga.(*)

Reporter : jpgroup

Update