
batampos – Rumah mode mewah Off-White dikabarkan tengah menyiapkan strategi baru untuk memperluas jangkauan pasar melalui peluncuran L/AB, sebuah lini baru yang menawarkan produk dengan harga lebih terjangkau dibandingkan koleksi utama merek tersebut.
Meski diposisikan sebagai lini yang lebih mudah diakses konsumen, L/AB disebut tetap mempertahankan identitas desain khas Off-White yang selama ini identik dengan gaya streetwear modern.
Koleksi tersebut akan berada di bawah naungan Off-White dan mengusung berbagai elemen yang menjadi ciri khas merek, mulai dari siluet kontemporer, grafis ikonik, hingga pendekatan desain yang terinspirasi dari warisan kreatif pendirinya, mendiang Virgil Abloh.
Langkah ini dinilai sejalan dengan tren sejumlah rumah mode mewah dunia yang mulai menghadirkan produk dengan harga lebih kompetitif guna menarik konsumen generasi muda sekaligus memperluas pangsa pasar tanpa meninggalkan identitas merek.
Nama L/AB sendiri bukan sepenuhnya baru. Off-White sebelumnya telah mendaftarkan L/AB c/o Off-White sebagai salah satu merek dagang perusahaan.
Keberadaan nama tersebut memperkuat dugaan bahwa label ini memang telah dipersiapkan sebagai bagian dari strategi ekspansi bisnis jangka panjang.
Peluncuran lini baru ini juga menjadi bagian dari babak baru perjalanan Off-White setelah resmi diakuisisi oleh Bluestar Alliance dari LVMH pada 2024.
Sejak pergantian kepemilikan, perusahaan terus berupaya menjaga keseimbangan antara eksklusivitas sebagai rumah mode premium dengan kebutuhan menjangkau pasar yang lebih luas.
Dari sisi kreatif, Off-White masih berada di bawah arahan Ib Kamara sebagai Art & Image Director. Sejak menjabat pada 2022, Kamara terus mengembangkan identitas visual merek melalui berbagai koleksi yang tetap menghormati filosofi desain Virgil Abloh.
Hingga kini, Off-White belum mengungkap jadwal resmi peluncuran L/AB. Perusahaan juga belum merinci kategori produk yang akan dipasarkan maupun kisaran harga yang akan ditawarkan kepada konsumen. (*)
