Kamis, 15 Januari 2026

Minta Maaf ke Kapolri, Sukatani Band Panen Kritikan Netizen

Berita Terkait

Personel band punk Sukatani saat sampaikan permintaan maaf ke institusi Polri. (Istimewa)

batampos – Meminta maaf ke Kaplri, Sukatani Band langsung mendapat kritikan dari netizen.

Sukatani Band menyampaikan permohonan maaf ke Kapolri dan institusi kepolisian atas viralnya lagu ‘Bayar Bayar Bayar’.

Permintaan maaf Sukatani Band dikritik oleh banyak netizen. Mereka menganggap lagu itu tidak salah karena merupakan kritikan kepada institusi kepolisian supaya membenahi diri di
tengah banyaknya oknum kepolisian yang seharusnya menjadi penegak hukum malah justru jadi pelanggar hukum.

Baca juga: Bridgestone Indonesia Luncurkan Turanza 6 di IIMS 2025

“Ngapain minta maaf memang kenyataannya begitu, kayak anti kritik banget,” tulis salah satu netizen pada kolom komentar unggahan akun Instagram infojkt24.

“Kok minta maaf ya, bukankah fakta. Mestinya no problem ya. Art activism,” timpal yang lainnya

“Nggak apa-apa sudah terlanjur beredar. Jejak digital kekal abadi sampai kiamat.”

Ada juga netizen yang meyakini bahwa permintaan maaf Sukatani Band tidak lahir dari ‘ruang kosong’.

Mereka menganggap grup musik ini mendapat tekanan sampai akhirnya memutuskan untuk minta maaf dan menghapus lagunya dari platform streaming, padahal lagunya viral dan potensial mendapatkan keuntungan materi.

“Kok minta maaf? Ini berarti ada intimidasi dari pihak lain,” duga salah satu warganet.

Baca juga: UNIQLO Hadirkan Kain yang Nyaman dan Kuat lewat Koleksi Linen Spring/Summer 2025

“Jika anda mengungkap kejahatan tapi diperlakukan layaknya pelaku kejahatan, berarti anda sedang ada di negeri yang dikuasai penjahat,” timpal yang lainnya.

“Katanya yang krikitik teman Kapolri. Dikritik diintimidasi.”

Sebelumnya, Sukatani Band, grup musik asal Purbalingga memutuskan minta maaf kepada Kapolri dan institusi kepolisian atas viralnya lagu Bayar Bayar Bayar yang menyentil oknum
polisi nakal.

Lagu itu menjadi sorotan karena relate dengan banyak orang yang juga mendapat perlakuan tak menyenangkan. Lagu itu pun cepat beredar luas dan viral, bahkan dijadikan musik latar untuk konten- konten video yang diunggah di media sosial.

Setelah lagu Bayar Bayar Bayar viral di media sosial, Sukatani Band secara mengejutkan malah minta maaf.

Baca juga: Kurangi Risiko Demensia, Berkebun Cocok untuk Kegiatan di Masa Pensiun

“Kami meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolri dan institusi Polri atas lirik lagu yang kami nyanyikan hingga viral di media sosial,” ujar Muhammad Syifa Al Lufti
alias Alectroguy, salah satu anggota grup musik Sukatani Band melalui video diunggah di Instagram.

Dia menyatakan bahwa lagu Bayar Bayar Bayar sebenarnya ditujukan kepada oknum kepolisian nakal, tidak ada maksud untuk mencoreng nama baik institusi Polri atau polisi yang berkinerja baik.

Selain minta maaf, Sukatani juga mengaku menarik lagu itu di berbagai platform digital sebagai bentuk tanggung jawab moral mereka untuk menghentikan pro kontra yang sempat terjadi. Sukatani Band pun meminta semua orang yang sempat mengunggah lagunya atau membuat konten dengan menggunakan lagu itu, untuk turut menghapusnya.

“Kami mengimbau kepada semua pengguna media sosial yang telah menggunakan lagu kami dalam video mereka untuk segera menghapusnya. Jika masih ada yang menyimpan atau menggunakan lagu tersebut di masa yang akan datang, itu bukan lagi tanggung jawab kami,” tegasnya. (*)

Sumber: Jpgroup

Update