Selasa, 29 November 2022

Miliki Pencahayaan dan Sirkulasi Udara yang Baik dengan Menciptakan Bukaan dari Atas

Berita Terkait

Taman seluas 19 meter persegi yang mengalirkan cahaya matahari dan udara ke ruang-ruangan di sekitarnya. foto-foto: Franciskus Raymond Halim untuk Jawa Pos

batampos – Terletak di kawasan perkotaan yang cukup padat bukan berarti rumah tidak bisa memiliki pencahayaan dan sirkulasi udara yang baik. Salah satu triknya adalah menciptakan bukaan dari atas. Misalnya, Babatan House rancangan Franciskus Raymond Halim, principal architect ANTI-Architecture.

Untuk area rumah seluas 200 meter persegi di kawasan Babatan, Surabaya, tersebut, Raymond menempatkan taman sebagai pusat sirkulasi. Luas tamannya sendiri sekitar 19 meter persegi dan dilapisi rumput jepang.

Bagian atas taman sengaja tidak dilengkapi atap. Dengan begitu, sinar matahari dan udara bisa lancar memenuhi ruangan-ruangan di sekitarnya. Di antaranya, ruang keluarga dan ruang makan serta dapur yang menjadi cukup terang saat siang.

Lantas, apakah air hujan akan membasahi interior rumah? Tidak. “Ruangan di sekitarnya dilengkapi dengan pintu lipat yang bisa dibuka lebar dan ditutup jika diperlukan,’’ kata Raymond kepada JP Group pada Rabu (13/4).

Selain sebagai tempat masuknya udara dan sinar matahari, taman di tengah itu dibuat untuk tempat bermain cucu-cucu pemilik rumah yang datang saat akhir pekan. ’’Nah, karena tamannya ada di tengah, mereka bisa main dengan tetap bisa diawasi dari hampir segala sisi rumah,’’ terangnya.

Taman tersebut juga menjadi pemisah bangunan. Pasalnya, rumah itu memiliki dua lantai. Namun, lantai 2 hanya berada di area belakang rumah. Dengan demikian, jika dilihat dari depan, rumah tersebut tampak seperti memiliki satu lantai saja. Hal itu dilakukan untuk menghemat cost, juga agar bangunan terkesan humble.

BACA JUGA: Percantik Rumah dengan Lantai Vinyl

’’Supaya rumah itu terlihat tetap ramah dan welcoming dari depan, bukan seperti satu-satunya rumah besar di antara lingkungan sekitar,’’ ujar Raymond.

Kesan humble juga ditampilkan lewat pemilihan warna hitam putih pada fasad rumah tersebut. Menurut Raymond, warna putih memberikan kesan terang, lalu diberi warna hitam pada beberapa elemen rumah agar tampak kontras.

Meski tampak ’’sederhana’’ dari luar, bagian dalam rumah tersebut tetap terkesan mewah. Dominasi elemen kayu memberikan kesan hangat pada interior. Ditambah dengan permainan lighting dan suasana terang yang menambah vibe dramatis rumah tersebut.

Warna hitam juga masih dipertahankan. Misalnya, pada frame pintu lipat yang menghadap ke taman. (*)

Repoter: JP Group

Update