Selasa, 12 Mei 2026

Logo Baru Tesla Roadster Muncul, Supercar Listrik Ini Bikin Penasaran

Berita Terkait

Tesla Roadster. Sumber gambar: x.com/RealKeatonHobby.

batampos – Tesla kembali memicu spekulasi mengenai peluncuran Tesla Roadster generasi kedua setelah mendaftarkan merek dagang baru untuk logo kendaraan tersebut.

Dokumen yang diajukan ke United States Patent and Trademark Office (USPTO) menunjukkan Tesla mendaftarkan emblem futuristis baru untuk Roadster pada akhir April 2026.

Logo tersebut memiliki desain menyerupai perisai segitiga dengan garis-garis vertikal yang disebut melambangkan kecepatan, tenaga dorong, panas, dan angin.

Selain emblem terbaru itu, Tesla sebelumnya juga mengajukan dua trademark lain pada Februari 2026.

Salah satunya berupa tulisan “ROADSTER” dengan font futuristis, sementara trademark lainnya menampilkan siluet mobil sport rendah yang diyakini sebagai gambaran desain final kendaraan tersebut.

Langkah tersebut memunculkan dugaan bahwa Tesla tengah bersiap membawa Roadster generasi kedua menuju peluncuran resmi setelah proyek itu tertunda selama bertahun-tahun.

Tesla pertama kali memperkenalkan prototipe Roadster generasi kedua pada 2017 lalu.

Saat itu, mobil sport listrik tersebut diklaim memiliki performa ekstrem dengan kecepatan maksimum di atas 250 mph atau sekitar 402 kilometer per jam.

Selain itu, Roadster juga disebut mampu menempuh jarak hingga 620 mil dalam sekali pengisian daya serta berakselerasi dari 0-100 kilometer per jam dalam waktu kurang dari dua detik.

CEO Tesla, Elon Musk bahkan sempat menyebut Roadster akan dibekali paket SpaceX Package berupa pendorong roket kecil untuk meningkatkan performa kendaraan.

Mobil tersebut awalnya dijadwalkan meluncur pada 2020. Namun hingga kini, Roadster belum memasuki tahap produksi massal.

Elon Musk beberapa kali mengubah target peluncuran sambil menyebut Roadster sebagai produk Tesla paling ambisius yang pernah dibuat.

Kini, muncul spekulasi bahwa debut resmi mobil sport listrik itu bisa terjadi pada Mei 2026. Meski begitu, sebagian pengamat masih meragukan realisasi proyek tersebut mengingat penundaannya yang sudah berlangsung sangat lama. (*)

Update