Rabu, 17 Agustus 2022

Lewat Lagu ‘(Not) Public Property’, VoB Lawan Pelecehan Terhadap Perempuan

Berita Terkait

Voice of Baceprot rilis lagu perdana  berjudul ‘(Not) Public Property’.(DOK. ANTON ISMAIL)

batampos – Sebagai bentuk perlawanan terhadap segala bentuk tindak pelecehan terhadap perempuan, Voice Of Baceprot (VOB) merilis single baru berjudul ‘(Not) Public Property’.
Tio metal asal Garut Jawa Barat ini sangat gerah dengan Kekerasan dan pelecehan seksual terhadap perempuan.

Sudah dirilis pada 8 Maret lalu bertepatan dengan Hari Perempuan Sedunia, lagu ini merupakan bagian dari keresahan Marsya (vokal/gitar), Sitti (drum/vokal), dan Widi (bass/vokal) terhadap maraknya kasus kekerasan terhadap kaum hawa. Sesuai dengan judulnya, ‘(Not) Public Property’ ingin menyuarakan bahwa tubuh setiap perempuan adalah milik mereka seutuhnya yang tidak bisa seenaknya diraba atau dipegang orang-orang layaknya properti publik.

Menariknya, dari keterangan pers yang diterima, lagu ini merupakan lagu perdana VOB di mana liriknya ditulis oleh ketiga personel VOB, tanpa melibatkan mentor mereka, Abah Erza yang selama ini memegang peranan besar dalam perjalanan karir VOB.

Baca juga: Angel Karamoy Anggap Rigen Hanya Rekan Kerja

Kemarahan VOB kepada para pelaku pelecehan seksual disampaikan dengan lugas lewat raungan dalam chorus lagu ini: “Our body is not public property! We have no place for the dirty mind!” (“Tubuh kami bukan properti publik! Tidak ada ruang untuk orang-orang berotak mesum!”).

Karena sudah melebarkan sayap mereka di kancah internasional, VOB berharap lagu ini tidak hanya mewakili jeritan hati para perempuan di Tanah Air saja, tapi juga dalam skala global.

Diproduseri oleh Yuka Dian Narendra, VOB juga menggandeng pengarah vokal Irvan “Irvnat” Natadiningrat. Di bawah tangan dingin Yuka dan Irvnat, ‘(Not) Public Property’ lahir sebagai lagu bernapaskan funk-rock dengan sentuhan elemen riot punk.

Komposisi dan aransemen ‘(Not) Public Property’ juga dikatakan relatif tidak njlimet dan mudah diterima oleh telinga penikmat musik manapun, dengan tujuan agar lirik yang dinyanyikan bisa betul-betul sampai ke para pendengarnya.

‘(Not) Public Property’ rencananya juga akan hadir dalam bentuk video klip yang disutradarai oleh sineas Yosep Anggi Noen. Belum ada informasi lebih lanjut kapan video klip ini akan tayang. (*)

Reporter : JP Group

 

Update