Jumat, 26 Juni 2026

Katy Perry Tampilkan Sisi Gelap dan Emosional lewat Watch It Burn

Berita Terkait

Penyanyi Katy Perry merilis single terbaru berjudul Watch It Burn yang mengusung tema penerimaan diri, kemarahan, dan proses bangkit dari masa sulit. Sumber gambar: x.com/pijamagazin.

batampos – Katy Perry kembali menyapa penggemarnya dengan merilis single terbaru berjudul Watch It Burn. Lagu yang diluncurkan pada Kamis (25/6) itu menampilkan sisi emosional sang penyanyi lewat lirik tentang kemarahan, penerimaan diri, hingga proses bangkit setelah melewati masa-masa sulit.

Bersamaan dengan perilisan lagu, Katy Perry juga merilis video musik bergaya sinematik yang menghadirkan nuansa lebih gelap dibandingkan karya-karya popnya selama ini.

Dalam video tersebut, Katy Perry diceritakan dilarikan ke rumah sakit setelah tubuhnya dipenuhi tanda-tanda misterius. Saat menjalani operasi, seekor kalajengking tiba-tiba muncul dari punggungnya dan memicu berbagai kekacauan.

Selanjutnya, penyanyi itu berjalan menyusuri kota sambil berusaha mengendalikan sisi gelap dalam dirinya yang divisualisasikan melalui sosok kalajengking.

Berbagai adegan memperlihatkan kaca pecah, kendaraan rusak, hingga bangunan yang terbakar, sejalan dengan tema lagu tentang melepaskan emosi yang selama ini dipendam.

Katy Perry mengungkapkan Watch It Burn lahir dari pengalaman pribadinya setelah melewati periode yang berat dalam hidup. Selama bertahun-tahun, ia merasa terbiasa menekan amarah dan selalu berusaha menyenangkan orang lain.

Melalui lagu tersebut, ia mengaku akhirnya memberi ruang bagi dirinya untuk menerima kemarahan tanpa terjebak dalam perasaan sebagai korban.

Menurut Katy, simbol ekor kalajengking dalam video musik bukan sekadar elemen visual, melainkan metafora untuk menerima seluruh sisi kepribadian, termasuk emosi yang selama ini disembunyikan.

Video musik ditutup dengan adegan pembaptisan yang melambangkan penyembuhan, penerimaan diri, dan awal kehidupan baru setelah berdamai dengan masa lalu.

Watch It Burn menjadi kelanjutan dari single Bandaids yang lebih dulu dirilis pada 2025 dan menandai fase baru perjalanan musikal Katy Perry dengan tema yang lebih dewasa dan personal. (*)

Update