Jumat, 26 Juni 2026

Perempuan Pengendara Motor Wajib Tahu, Ini 5 Tips agar Tetap Aman di Jalan

Berita Terkait

Pengendara perempuan menggunakan sepeda motor dengan perlengkapan keselamatan lengkap sebagai bagian dari edukasi safety riding Honda. Foto: Istimewa

batampos – Perempuan menjadi salah satu kelompok pengguna sepeda motor dengan mobilitas tinggi. Aktivitas bekerja, kuliah, berbelanja, hingga mengantar anak membuat sepeda motor menjadi pilihan transportasi yang praktis.

Di balik mobilitas tersebut, masih banyak kebiasaan sederhana yang kerap diabaikan, padahal berpengaruh terhadap keselamatan saat berkendara. Mulai dari penggunaan helm, cara membawa tas, pemilihan alas kaki, hingga menjaga konsentrasi, semuanya berkontribusi terhadap keamanan di jalan.

PT Capella Dinamik Nusantara selaku Main Dealer Honda wilayah Kepulauan Riau membagikan lima tips safety riding bagi pengendara perempuan agar perjalanan tetap aman dan nyaman.

Baca Juga: Ramalan Shio 26 Juni 2026: Enam Shio Dikelilingi Keberuntungan dan Kabar Baik

1. Jaga fokus selama berkendara

Instruktur Safety Riding PT Capella Dinamik Nusantara, Christofer Valentino, mengatakan konsentrasi merupakan faktor utama dalam keselamatan berkendara.

Pengendara sebaiknya tidak menggunakan telepon genggam saat motor masih berjalan. Kondisi tubuh yang lelah, mengantuk, atau kurang fit juga dapat mengurangi fokus sehingga meningkatkan risiko kecelakaan.

Hal tersebut juga diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 106 ayat (1), yang mewajibkan setiap pengemudi mengendarai kendaraan secara wajar dan penuh konsentrasi.

2. Gunakan helm sesuai standar

Helm menjadi perlengkapan keselamatan paling penting bagi pengendara sepeda motor. Karena itu, gunakan helm berstandar SNI dengan ukuran yang sesuai agar nyaman dan memberikan perlindungan maksimal.

Selain memastikan ukuran pas, tali pengunci helm juga harus dikaitkan hingga terkunci sempurna.

Baca Juga: Biasakan Jalan Kaki Selama 20 Menit, Ini 4 Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Bagi perempuan berhijab, penggunaan inner hijab berbahan tidak licin dapat membantu posisi helm lebih stabil dan nyaman selama perjalanan.

3. Simpan barang bawaan dengan aman

Cara membawa tas juga memengaruhi keselamatan berkendara. Tas yang diselempangkan secara tidak tepat berpotensi mengganggu keseimbangan, tersangkut kendaraan lain, bahkan meningkatkan risiko tindak kejahatan.

Jika memungkinkan, simpan barang di bagasi motor. Apabila harus dibawa di badan, gunakan tas ransel karena lebih stabil dibandingkan tas selempang atau tas jinjing.

4. Hindari menggunakan sandal

Pemilihan alas kaki juga tidak boleh diabaikan. Sandal, sepatu berhak tinggi, atau alas kaki yang licin dapat mengurangi kestabilan saat menopang motor, terutama ketika berhenti mendadak.

Pengendara disarankan memakai sepatu yang menutupi kaki dengan sol yang tidak licin agar lebih aman sekaligus memberikan perlindungan dari panas mesin maupun risiko cedera ringan.

Baca Juga: Android 17 Punya Fitur Gaming Baru, Ubah HP Lipat Mirip Konsol Nintendo DS

5. Kenakan pakaian yang nyaman

Selain menunjang penampilan, pakaian berkendara harus memberikan keleluasaan bergerak.

Celana panjang dinilai lebih aman karena memberikan perlindungan tambahan pada kaki. Sementara bagi pengendara yang mengenakan rok, pastikan model dan panjangnya tidak mengganggu pergerakan atau berisiko tersangkut pada kendaraan.

Christofer menegaskan, keselamatan berkendara tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mengendalikan sepeda motor, tetapi juga kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari.

“Keselamatan saat berkendara harus menjadi prioritas. Penggunaan perlengkapan yang tepat dan kebiasaan berkendara yang baik akan membantu mengurangi risiko di jalan sekaligus mendukung budaya berkendara aman #Cari_Aman,” ujarnya.

Senada dengan itu, Sales Manager PT Capella Dinamik Nusantara wilayah Kepulauan Riau, Duri Yanto, mengatakan perempuan memiliki mobilitas yang tinggi sehingga kesadaran terhadap aspek keselamatan harus terus ditingkatkan.

Menurutnya, langkah sederhana seperti menjaga fokus, menggunakan perlengkapan yang tepat, dan membawa barang dengan aman dapat membuat perjalanan lebih nyaman sekaligus mengurangi risiko kecelakaan.

“Budaya #Cari_Aman perlu terus dibangun agar menjadi kebiasaan dalam aktivitas berkendara sehari-hari,” katanya. (*)

ReporterBatam Pos

Update