Rabu, 6 Mei 2026

Ini 5 Dampak Melewatkan Sarapan Bagi Tubuh Anda

Berita Terkait

Ilustrasi tanda kelelahan dan kurang konsentrasi di lingkungan kerja. (DC Studio/freepik.com)

batampos – Melewatkan sarapan mungkin tampak tidak berbahaya, namun bisa memengaruhi fungsi tubuh.

Faktanya melewatkan makan pertama dapat mengganggu kadar gula darah. Anda akan merasa kekurangan energi, kurang fokus, dan lebih rentan terhadap keinginan makan di kemudian waktu.

Kebiasaan ini juga dapat memengaruhi metabolisme, suasana hati, dan produktivitas Anda secara keseluruhan.

Dilansir ndtv, berikut lima dampak melewatkan sarapan bagi tubuh Anda.

1. Konsentrasi buruk

Melewatkan sarapan sangat mengganggu tubuh dan pikiran.

Tanpa asupan pagi, otak kekurangan glukosa yang dibutuhkan untuk kinerja kognitif.

Hal ini dapat mengakibatkan masalah memori dan konsentrasi yang buruk.

2. Produktivitas rendah

Dengan berkurangnya asupan energi untuk otak, Anda mungkin akan kesulitan untuk fokus pada pekerjaan.

Melewatkan sarapan menyebabkan penurunan kadar gula darah, yang secara langsung berkorelasi dengan penurunan stamina mental.

3. Mudah tersinggung

Melewatkan sarapan sering membuat Anda menjadi “hangry,” yaitu gabungan antara lapar dan marah.

Lonjakan hormon stres meningkatkan perasaan cemas dan mudah tersinggung.

4. Metabolisme lambat

Tubuh Anda menganggap kurangnya makanan di pagi hari sebagai potensi kekurangan energi.

Untuk menghemat energi, metabolisme Anda melambat, yang membuat pembakaran kalori secara efisien sepanjang hari menjadi lebih sulit.

5. Kelelahan

Setelah berpuasa semalaman, otak Anda bergantung pada makanan pertama di pagi hari untuk mengisi kembali kadar glukosa.

Melewatkan sarapan memaksa otak Anda untuk beroperasi dengan bahan bakar yang rendah.

Hal ini menyebabkan kelelahan kognitif atau kabut otak, yang membuat Anda sulit berkonsentrasi.

Kekurangan nutrisi di pagi hari juga menyebabkan penurunan energi fisik.

Nantinya Anda merasa lesu, lemah, dan lelah, bahkan jika Anda tidak melakukan pekerjaan berat.(*)

ReporterJPGroup

Update