Senin, 12 Januari 2026

Influencer Meksiko Tewas Ditembak Saat Live TikTok, Diduga Ditembak Pembunuh Bayaran

Berita Terkait

Batampos – Influencer kecantikan asal Meksiko, Valeria Marquez, 23, tewas ditembak saat melakukan siaran langsung di TikTok, di negara bagian Jalisco, Meksiko, Kamis (15/5/2025) waktu setempat.

Valeria Marquez semasa hidup. F Sosial Media Marquez via AP

Jaksa penuntut umum negeri itu menyatakan, Marquez diduga kuat menjadi korban pembunuhan berencana oleh seorang pembunuh bayaran. Ia sempat mengungkapkan rasa takutnya sebelum akhirnya tewas di tempat.

Kematian mengenaskan ini mengejutkan warga Meksiko dan memicu berbagai spekulasi terkait motif pembunuhan, terlebih di wilayah yang selama ini dikenal rawan kekerasan dan dikuasai kartel narkoba.

BACA JUGA
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan menyatakan pemerintah bekerja sama dengan penyelidik lokal untuk menangkap pelaku.

Juru bicara Kejaksaan Negara Bagian Jalisco, Denis Rodríguez, mengungkapkan detail terbaru tentang pembunuhan tersebut. “Beberapa jam sebelum penembakan, seorang pria bermasker yang berpura-pura sebagai kurir datang ke salon kecantikan di pinggiran kota Guadalajara, ditemani pria lain yang menunggu di atas sepeda motor,” ujarnya.

Menurut seorang saksi perempuan di tempat salon, dua pria itu mengaku membawa hadiah yang sangat mahal bagi Marquez dan bersikeras ingin menyerahkannya langsung. Ketika Marquez tiba di salon dan diberitahu ada orang yang mencarinya, ia sempat mengungkapkan ketakutan di siaran langsungnya.

“Mungkin mereka mau membunuhku,” ujarnya dalam video tersebut, beberapa menit sebelum ia tewas. “Apa mereka mau menculikku, atau apa? Aku khawatir,” tambahnya.

Saat kedua pria itu kembali, mereka kembali bertanya apakah perempuan yang ada di salon adalah Marquez. Hal ini membuat jaksa menduga bahwa pelaku adalah pembunuh bayaran yang tidak mengenal korban secara pribadi.

“Pelaku datang dan bertanya apakah ada di sana. Artinya dia tidak mengenalnya,”kata Rodríguez. “Dari situ bisa disimpulkan pelaku adalah orang yang dibayar. Dia jelas datang dengan tujuan tertentu,” jelas jaksa.

Dalam siaran langsungnya, Marquez sempat menerima boneka dan kopi Starbucks sebelum akhirnya ditembak di kepala dan dada. Ia terjatuh di depan kamera. Akun TikTok miliknya kini telah dihapus oleh platform tersebut.

Dugaan Keterlibatan Kartel

Meski identitas pelaku yang mengakibatkan Marquez tewas belum diketahui, tapi wilayah Jalisco di Meksiok terkenal sebagai basis kekuasaan Kartel Generasi Baru Jalisco, salah satu kelompok kartel terkuat di Meksiko.

Rodríguez menyebutkan, pembunuhan oleh pria bersenjata bermotor atau “sicarios” semakin sering terjadi di wilayah ini.

Pihak berwenang juga sedang menyelidiki kemungkinan keterkaitan pembunuhan Marquez dengan kematian seorang mantan anggota kongres beberapa jam sebelumnya, yang juga dilakukan oleh dua pria bermotor di kawasan Guadalajara. (*)

Reporter: CHAHAYA SIMANJUNTAK

Update