Rabu, 22 Mei 2024

COO Miss Universe Indonesia Disebut Sebagai Inisiator Body Checking Finalis

Berita Terkait

Melissa Anggraini selaku pengacara sejumlah korban pelecehan pada ajang Miss Universe 2023. (Abdul Rahman/JawaPos.com)

batampos – Kasus dugaan pelecehan seksual yang dialami finalis Miss Universe Indonesia masih menjadi sorotan publik luas sampai sekarang. Proses hukumnya kini sedang bergulir di Polda Metro Jaya.

Banyak yang penasaran siapa yang harus bertanggung jawab atas kesalahan ini. Bisa jadi sejumlah orang ikut punya andil atas kesalahan dalam kasus ini. Namun untuk saat ini, yang paling mungkin harus bertanggung jawab adalah Chief Operating Office (COO) Miss Universe Indonesia.

Baca juga:

Mellisa Anggraini, kuasa hukum korban menyatakan, COO menjadi inisiator body checking yang kemudian diduga mengakibatkan terjadinya pelecehan seksual terhadap finalis. “Iya COO itu inisiatornya,” ujarnya di Polda Metro Jaya, Senin (14/8).

Pihak korban memiliki keyakinan orang yang harus diminta pertanggungjawaban hukum atas permasalahan tidak hanya satu orang saja. Oleh sebab itu, pihak korban menyasar kesalahan juga terletak pada korporasi.

“Kami juga mendorong terkait Pasal 18 terkait adanya pertanggungjawaban pidana terhadap korporasi. Karena kan masih di wilayah kewenangan perusahaan yang melaksanakan event sebesar Miss Universe Indonesia,” beber Mellisa Anggraini.

Diketahui, 30 finalis Miss Universe Indonesia dilakukan body checking. Meski hal ini bisa saja dilakukan di ajang kontes kecantikan, cara pihak penyelenggara saat melakukan body checking diduga tidak sesuai dengan SOP.

Itu karena body checking tidak dilakukan di tempat tertutup, malah dilalukan di sebuah ballroom hotel dalam keadaan cukup terbuka. Selain itu, body checking juga dipermasalahkan lantaran proses body checking dilakukan berramai-ramai. Bahkan beberapa laki-laki juga berada di lokasi melihat tubuh para finalis dalam keadaan telanjang.

Selain itu, oknum pelaku body chacking diduga juga melakukan body shaming terhadap para finalis dengan mengata-ngatai bagian tubuh mereka secara tak pantas. Dan yang membuat finalis resah serta gelisah, beberapa dari mereka difoto dalam keadaan telanjang kabarnya memperlihatkan area sensitif.(*)

Reporter: jpgroup

Update