Selasa, 27 September 2022

City Car dengan Harga Terjangkau, Suzuki S-Presso Dipastikan Bisa Bersaing

Berita Terkait

City car Suzuki S-Presso yang didatangkan dari India dipasarkan pada arrange harga Rp 150 an – 160 an juta dan bisa dikatakan menjadi city car paling murah. (dok. JawaPos.com)

batampos – City car dengan harga terjangkau, Suzuki S-Presso dipastikan bisa bersaing di pasar otomotif tanah air. Suzuki S-Presso yang saat ini masih berstatus mobil impor ini diluncurkan PT. Suzuki Indomobil Sales melalui ajang GIIAS 2022.

Pihak SIS menyatakan kalau mobil ini untuk sementara di impor langsung dari India, sambil melihat respon konsumen. Bila nantinya respon positif, tidak menutup kemungkinan Suzuki S-Presso akan di produksi di Indonesia.

Penjualan mobil produk dari India selama ini diketahui memang biasanya berakhir tidak indah.

Menanggapi hal ini Harold Donnel Tampubolon, Head of 4W Brand Development & Marketing Research & IT Network at PT. Suzuki Indomobil Sales angkat bicara. ”Bila disebutkan kendaraan dari India yang dipasarkan di Indonesia biasanya akan berakhir tidak indah, itu menjadi tantangan sekaligus tugas kita untuk menjadikan happy ending,” ujarnya saat Media Discussion Suzuki: Membedah Fitur S-Presso di Garuda Room, ICE BSD City, Tangerang beberapa waktu lalu (15/8).

City car Suzuki S-Presso yang didatangkan dari India dipasarkan pada rentang harga Rp 150 an hongga 160 an juta dan bisa dikatakan menjadi city car paling murah. Namun pihak SIS tak mau kalau S-Presso disetarakan dengan LCGC meskipun harganya tak beda jauh.

Terkait apakah S-Presso akan “memakan” pasar Suzuki Ignis, Harold Donnel menampik. ”Saya jamin tak ada kanibalisme antara S-Presso dengan Suzuki Ignis. Dari segmen penggunanya berbeda, juga harganya. S-Presso di kisaran 150-160 an juta rupiah. Sedangkan Ignis di harga 180-190 an juta,” terang Harold Donnel.

Baca juga : Tak Perlu Jasa Mekanik, Lakukan Pemeriksaan Ini Saat Beli Mobil Bekas

Berbicara peluang S-Presso yang masih berstatus impor ini merupakan strategi yang diterapkan perusahaan. Pernyataan ini disampaikan langsung Endang Johari, Group Head of 4W Product Development Suzuki Indomobil Sales (SIS) di waktu yang berbeda.

“Kami akan mengamati pasar S-Presso, dan bila terus tumbuh bukan tidak mungkin produksi dapat dilakukan di Indonesia. Seberapa bagus dan seberapa diterima oleh Indonesia. Jadi apa ada kemungkinan ya nanti bisa dilihat. Artinya kami launching build up dulu kan tes pasar bagaimana responsnya,” ujarnya.

Seperti diketahui S-Presso merupakan mobil baru Suzuki yang meluncur perdana di Indonesia melalui ajang GIIAS 2022 bersama Baleno terbaru. Mempunyai dimensi kompak dengan kapasitas lima penumpang, namun tampilannya didesain seperti SUV.

Sebagai informasi sebelum ke Indonesia, mobil ini pertama kali meluncur di India. Mobil ini dibangun menggunakan platform heartect. Panjang mobil ini 3.565 mm, lebar 1.520 mm, tinggi 1.565 mm, whelebase 2.380 mm, dan ground clearance 180 mm.

Mesinnya berkode K10B, DOHC, bensin, 3 silinder dengan kubikasi 998 cc. Terdapat dua pilihan transmisi yaitu manual dan Auto Gear Shift (AGS). Di atas kertas mesin mampu melepas 67 hp pada 5.500 rpm dan torsi 90 nm pada 3.500 rpm.

S-Presso tersedia dalam dua varian yaitu MT dijual Rp155 juta dan AGS Rp164 juta. Status S-Presso adalah mobil termurah Suzuki mengganti Karimun Wagon R. (*)

Reporter : JPGroup

Update