Rabu, 30 November 2022

Baim Wong Daftarkan Citayam Fashion Week ke DJKI

Berita Terkait

Masyarakat berkumpul saat menyaksikan fashion week di Dukuh Atas, Jakarta, Jumat (22/7/2022). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengeluarkan aturan tegas dengan menerapkan jam malam di kawasan Stasiun BNI City, Dukuh Atas, Jakarta Pusat. Tempat ini sekarang jadi lokasi nongkrong para pemuda yang sering disebut bocah Sudirman, Citayam, Depok, dan Bojonggede atau SCBD. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

batampos – Artis Baim Wong melalui petusahaanya, Tiger Wong Entertainment, mendaftarkan Citayam Fashion Week ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan HAM. Pendaftarannya diajukan pada 20 Juli 2022 lalu teregistrasi dengan nomor JID2022052181.

Usai dikritik keras oleh netizen di jagat maya, Baim Wong akhirnya angkat bicara. Dia mengaku mendaftarkan brand Citayam Fashion Week bersama dengan sosok-sosok yang menjadi ikon dari pergerakan busana jalanan tersebut, yakni Bonge, Roy, Jeje, dan Kurma.

Baim mengklaim, tujuannya mendaftarkan Citayam Fashion Week ke DJKI semata-mata hanya untuk mendorong kemajuan industri fashion di tanah air.

Baca juga:Daya Tarik Personality Tak Lekang oleh Usia dan Waktu

“Yang kalian harus tahu dan yang terpenting, Bonge, Roy, Jeje dan Kurma ada di dalamnya. Citayam Itu bukan milik saya. Ini milik Indonesia. Saya hanya lah orang yang punya visi menjadikan Citayam Fashion Week sebagai ajang mempunyai wadah yang legal, dan nggak musiman. Yang paling penting, bisa memajukan fashion Indonesia di mata dunia,” kata Baim Wong dalam keterangannya, Senin (25/7).

Baim Wong mengaku dirinya tergerak mendaftarkan Citayam Fashion Week lantaran istrinya, Paula Verhoeven mengerti dengan cukup baik tentang seluk beluk dunia fashion. Menurut Baim, Paula melihat fenomena ini sebagai gerakan kepedulian pada dunia fashion.

“Ternyata di Indonesia fashion nggak harus mahal dan mereka bangga memakainya. Kebanggan itu adalah achivement dan itu harus dibudidayakan,” lanjut Baim Wong.

“Dibudidayakan dengan apa? Orang-orang seperti kita yang harus membantu mereka. Bukan karena kepentingan bisa dapat berapa, tapi visinya itu mau dibawa sejauh apa, dan juga sejauh apa kita percaya dengan tujuan itu. Terlalu banyak risiko, karena membuat sesuatu menjadi besar pasti memerlukan biaya,” imbuhnya.

Baim juga mengaku dirinya memiliki bukti tentang pembicaraan dan pertemuan dengan sejumlah pihak terkait sebelum memutuskan daftarkan Citayam Fashion Week ke DJKI. Mulai dari pertama kali menghubungi Bonge, bicara dengan sejumlah pihak yang ada kaitannya dengan Citayam Fashion Week.

“Alhamdulilah semua ada. Jadi bukan karena adanya berita ini lalu baru kita kalang kabut untuk mencari alasan. Semua sudah ada track record-nya,” aku Baim Wong.

Dia juga menyayangkan opini yang berkembang tanpa meminta penjelasan dari dirinya terlebih dahulu.

“Saya kadang menyayangkan opini-opini yang negatif ketika niat dan tujuan kita berbeda dengan pandangan sempit mereka. Budayakan mendengarkan orang yang bersangkutan sebelum melayangkan opini. Takutnya semua menjadi fitnah,” kata Baim Wong.

“Insya Allah tujuan Tiger Wong Entertainment ini berbeda. Kalau kalian sesayang itu sama negara kalian, pasti kalian melakukan hal yang sama dengan saya. Selalu berpikir bagaimana menjadikan Indonesia lebih maju dan nggak pernah mau kalah sama luar negeri. Indonesia pasti bisa lebih hebat,” tandasnya. (*)

Reporter: jpgroup

 

Update