
batampos – Infiniti memutuskan menunda peluncuran SUV performa tinggi berbasis QX80 yang dipersiapkan sebagai pesaing Cadillac Escalade-V. Model yang semula dijadwalkan meluncur pada 2026 itu kini diperkirakan baru hadir bersamaan dengan penyegaran (facelift) QX80 pada 2028.
Penundaan tersebut dilakukan sebagai bagian dari strategi Infiniti untuk menyempurnakan kendaraan secara menyeluruh sebelum dipasarkan.
Pabrikan asal Jepang itu ingin memastikan SUV terbarunya tidak hanya menawarkan tenaga besar, tetapi juga peningkatan pada sektor pengendalian, sistem pengereman, suspensi, hingga kenyamanan berkendara.
SUV performa tinggi tersebut diperkirakan mengusung mesin 3,5 liter V6 twin-turbo yang saat ini menghasilkan sekitar 450 tenaga kuda (hp).
Infiniti menargetkan output mesin meningkat menjadi lebih dari 600 hp agar mampu bersaing di segmen SUV mewah berperforma tinggi.
“Tenaga besar saja tidak cukup untuk memenuhi ekspektasi konsumen di kelas SUV premium,” ujar Vice President Infiniti Americas, Eric Ledieu, dikutip dari Motor1, Jumat (17/7).
Menurutnya, kendaraan dengan banderol lebih dari US$100 ribu harus mampu menghadirkan pengalaman berkendara yang berbeda, mulai dari akselerasi, handling, hingga kualitas keseluruhan.
Selain peningkatan performa, Infiniti juga dikabarkan akan memperbarui tampilan eksterior dan interior.
SUV tersebut diproyeksikan menggunakan grille baru, bumper dengan desain lebih agresif, velg 24 inci, sistem knalpot aktif, serta penyempurnaan kabin untuk menegaskan karakter sebagai varian performa tinggi.
Sejumlah elemen desain disebut terinspirasi dari konsep QX80 Track Spec yang sebelumnya diperkenalkan Infiniti.
Dari sisi performa, Infiniti membidik kemampuan akselerasi 0-60 mph (0-96 km/jam) dalam waktu kurang dari lima detik. Catatan itu jauh lebih cepat dibandingkan QX80 standar yang membutuhkan sekitar enam detik.
Penundaan peluncuran juga diperkirakan berdampak pada harga jual. Varian yang disebut-sebut akan menggunakan nama QX80 Red Sport itu diperkirakan dibanderol mulai US$134 ribu, atau sekitar US$30 ribu lebih mahal dibandingkan QX80 Sport.
Infiniti menargetkan penjualan sekitar 600 unit per tahun untuk model tersebut.
Sementara itu, masa depan varian yang lebih ekstrem, yakni QX80 Track Spec dengan tenaga mendekati 700 hp, masih dalam tahap evaluasi.
Infiniti akan menentukan apakah model tersebut masih diperlukan apabila QX80 Red Sport telah mampu menawarkan performa sesuai target. (*)
