
batampos – Alfa Romeo memastikan generasi terbaru Alfa Romeo Giulia dan Alfa Romeo Stelvio tetap akan hadir di masa depan meski sebelumnya sempat terdampak perubahan strategi elektrifikasi grup Stellantis.
Alfa Romeo menyebut Giulia dan Stelvio generasi baru masih masuk dalam rencana produk perusahaan. Namun, waktu peluncurannya diperkirakan mundur hingga sekitar 2028.
Awalnya kedua model tersebut dirancang menjadi kendaraan listrik penuh. Namun Alfa Romeo kini mengubah strategi dengan menghadirkan beberapa pilihan mesin sekaligus, mulai dari bensin konvensional, mild hybrid, plug-in hybrid (PHEV), hingga battery electric vehicle (BEV).
“Perubahan dilakukan karena pasar kendaraan listrik berkembang lebih lambat dari perkiraan sebelumnya,” ujar CEO Alfa Romeo, Santo Ficili, dikutip dari Carscoops, Senin (25/5).
Generasi terbaru Giulia dan Stelvio nantinya akan menggunakan platform STLA Large milik Stellantis. Platform tersebut mendukung teknologi 800 volt untuk pengisian daya cepat serta performa tinggi dengan berbagai pilihan tenaga dalam satu arsitektur kendaraan.
Selain itu, Alfa Romeo juga tengah menyiapkan sistem perangkat lunak baru bernama “STLA Brain”.
Teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) itu diklaim mampu mengatur karakter pengendaraan, active suspension, torque vectoring, hingga pembaruan sistem melalui over-the-air update.
Mobil juga disebut akan dibekali fitur augmented reality head-up display untuk membantu pengemudi, termasuk saat digunakan di lintasan balap.
Sementara itu, versi performa tinggi Quadrifoglio dipastikan tetap dipertahankan.
Alfa Romeo bahkan mempertimbangkan tetap menggunakan mesin V6 twin-turbo turunan Ferrari yang selama ini menjadi ciri khas Giulia dan Stelvio Quadrifoglio.
Mesin tersebut dikabarkan telah diperbarui agar memenuhi standar emisi terbaru di Eropa.
Di sisi lain, Alfa Romeo juga memperpanjang masa produksi Giulia dan Stelvio generasi saat ini hingga 2027.
Langkah itu dilakukan agar perusahaan tetap memiliki lini sedan dan SUV premium sambil pengembangan model baru disesuaikan dengan strategi hybrid dan kendaraan listrik terbaru mereka. (*)
