
batampos – Chrysler bersiap kembali meramaikan pasar kendaraan terjangkau dengan meluncurkan dua SUV baru yang diperkirakan dibanderol di bawah US$30.000 atau sekitar Rp480 jutaan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi besar induk perusahaan Stellantis untuk merebut kembali konsumen yang terdampak mahalnya harga mobil baru di Amerika Serikat.
Dua SUV anyar itu diperkirakan akan menggunakan nama Arrow dan Arrow Cross. Keduanya disebut hadir sebagai crossover kompak dengan pilihan mesin bensin dan hybrid ringan agar harga tetap kompetitif.
Model tersebut kemungkinan mulai diperkenalkan sebelum 2030 bersama SUV midsize baru Chrysler bernama Chrysler Airflow.
Stellantis mengungkapkan pihaknya tengah menjalankan rencana investasi besar guna memperluas jajaran kendaraan murah di pasar Amerika Utara.
Perusahaan menargetkan menghadirkan sembilan model baru dengan harga di bawah US$40.000, termasuk dua model Chrysler yang diposisikan di bawah US$30.000.
Arrow disebut akan hadir dengan desain lebih ramping menyerupai coupe SUV, sementara Arrow Cross tampil lebih tegak dengan gaya crossover tradisional.
Keduanya diperkirakan menggunakan platform global Stellantis yang sebelumnya telah dipakai pada sejumlah model Eropa untuk menekan biaya produksi.
Strategi menghadirkan kendaraan murah muncul setelah Stellantis mengalami tekanan penjualan dan kritik akibat harga mobil baru yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
CEO Stellantis, Antonio Filosa, disebut tengah berupaya mengembalikan fokus perusahaan pada kendaraan yang lebih terjangkau bagi konsumen kelas menengah Amerika.
Selain Chrysler, Stellantis juga menyiapkan berbagai model baru untuk merek Jeep, Dodge, dan Ram Trucks, mulai dari pickup kompak, SUV off-road, hingga model performa SRT.
Seluruh strategi tersebut ditargetkan mampu meningkatkan penjualan grup hingga 35 persen di pasar Amerika Utara sebelum akhir dekade ini. (*)
