Jumat, 27 Februari 2026

Google dan Samsung Rilis Fitur AI Gemini di PonselTerbaru, Siri Apple Masih Tertunda

Berita Terkait

Ilustrasi fitur AI Gemini di perangkat Android terbaru yang mampu menjalankan otomatisasi lintas aplikasi, menandai persaingan ketat dengan Siri milik Apple. Sumber: x.com/hardwarezone.

batampos – Google bersama Samsung resmi memperkenalkan fitur kecerdasan buatan (AI) terbaru yang diklaim mampu menjalankan tugas kompleks secara otomatis di perangkat Android. Kemampuan ini belum tersedia pada asisten digital milik Apple, Siri.

Fitur tersebut ditenagai oleh Google Gemini dan debut di perangkat terbaru seperti Google Pixel 10, Google Pixel 10 Pro, serta seri Samsung Galaxy S26.

Salah satu kemampuan unggulan Gemini adalah membaca konteks percakapan grup, lalu menggunakan informasi tersebut untuk menyelesaikan tugas, seperti memesan makanan melalui aplikasi layanan secara otomatis. Fitur ini sebelumnya pernah diperlihatkan Apple dalam presentasi, namun belum dirilis ke publik.

Berbeda dari chatbot biasa, Gemini dapat beroperasi lintas aplikasi (cross-app), memahami konteks aktivitas pengguna, dan mengotomatiskan langkah-langkah penggunaan langsung di sistem Android. Integrasi ini menjadikan perangkat Android sebagai asisten produktivitas yang lebih komprehensif.

Sementara itu, Siri milik Apple sebelumnya dijanjikan akan mendapatkan peningkatan kemampuan serupa dalam ajang WWDC 2024. Namun peluncuran pembaruan tersebut ditunda hingga 2025 dan hingga kini belum tersedia di perangkat konsumen.

Selain Gemini, Android juga menghadirkan teknologi berbasis pembelajaran mesin seperti Circle to Search multi-objek dan berbagai fitur AI lain yang mendukung pengalaman pengguna.

Samsung melalui Galaxy S26 turut menonjolkan integrasi AI sebagai inovasi produktivitas, termasuk peningkatan fitur kamera dan sistem privasi. Pendekatan ini menekankan pengalaman terpadu antara perangkat keras dan perangkat lunak.

Fitur-fitur terbaru tersebut dirancang untuk membantu pengguna menyelesaikan pekerjaan tanpa banyak interaksi manual, seperti memberikan rekomendasi cerdas berbasis konteks hingga otomatisasi tugas harian.

Apple sendiri telah mengumumkan rencana pembaruan Siri dengan model generatif baru. Namun implementasinya masih tertunda dan mengalami penjadwalan ulang.

Perkembangan ini menunjukkan persaingan teknologi AI di industri smartphone semakin kompetitif. Setiap perusahaan berlomba menghadirkan pengalaman asisten digital yang lebih nyata, kontekstual, dan produktif bagi pengguna. (*)

SourceThe Verge

Update