Minggu, 25 Januari 2026

Waspadai 5 Jenis Makanan Pemicu Kanker Ini

Berita Terkait

Ilustrasi makanan yang dibakar bisa picu kanker, (freepik)

batampos – Kanker adalah salah satu penyakit yang paling banyak menyebabkan kematian di seluruh dunia. Data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan bahwa kanker mengakibatkan hampir 10 juta kematian setiap tahun.

Menurut informasi dari Halodoc, kanker bisa muncul hampir di semua bagian tubuh karena tubuh kita terdiri dari triliunan sel. Biasanya, sel-sel di dalam tubuh terus tumbuh dan membelah untuk mengganti sel yang sudah tua atau rusak. Sel yang lama akan mati, lalu digantikan oleh sel baru sesuai kebutuhan tubuh.

Saat kanker muncul, proses ini menjadi tidak teratur. Sel-sel yang abnormal atau tidak normal mulai menumpuk dan akhirnya membentuk yang disebut tumor. Tumor ini ada dua jenis, yaitu tumor ganas (kanker) dan tumor jinak. Tumor ganas bisa menyebar dan menyerang bagian tubuh lain, sedangkan tumor jinak tidak menyebar.

Salah satu cara paling efektif untuk menurunkan risiko kanker adalah menerapkan gaya hidup sehat, termasuk memilih pola makan yang tepat. Makanan yang bergizi dan seimbang dapat membantu tubuh melawan berbagai penyakit, termasuk kanker. Jadi, penting untuk mengetahui jenis makanan apa saja yang bisa meningkatkan risiko kanker agar bisa dihindari.

Menurut Alodokter, makanan yang dapat menyebabkan kanker umumnya mengandung zat karsinogen, yaitu zat yang memicu pertumbuhan sel kanker. Selain itu, makanan dengan kandungan lemak dan gula yang tinggi juga bisa mempercepat perkembangan sel kanker dalam tubuh.

Nah, apa saja makanan yang sebaiknya Anda batasi agar terhindar dari risiko kanker? Berikut beberapa jenis makanan yang perlu diperhatikan konsumsinya karena berpotensi meningkatkan risiko kanker. Dengan mengetahui ini, Anda bisa mulai menjaga pola makan dan gaya hidup agar tubuh tetap sehat dan terhindar dari penyakit berbahaya seperti kanker.

1. Minuman Beralkohol

Alkohol dikenal sebagai zat yang bisa mengganggu kerja organ dalam, terutama hati. Bila dikonsumsi terus-menerus, alkohol bisa melemahkan sistem kekebalan tubuh, merusak jaringan, dan memperbesar kemungkinan timbulnya sel kanker. Risiko tersebut meningkat jika dikombinasikan dengan pola makan tidak sehat dan gaya hidup pasif.

2. Makanan dengan Bahan Kimia Tambahan

Camilan kemasan yang berwarna mencolok atau memiliki rasa yang sangat kuat biasanya mengandung pewarna sintetis, pengawet buatan, dan pemanis buatan seperti aspartam. Jika dikonsumsi secara rutin dalam waktu lama, zat-zat ini dapat memicu gangguan kesehatan yang lebih serius, termasuk meningkatkan risiko tumbuhnya sel kanker di dalam tubuh.

3. Daging Olahan

Sosis, nugget, kornet, hingga ham seringkali menjadi pilihan praktis untuk lauk sehari-hari. Padahal, daging-daging ini mengandung bahan pengawet seperti nitrat dan nitrit. Ketika masuk ke tubuh, zat ini bisa berubah menjadi senyawa karsinogen atau pemicu kanker. Konsumsi jangka panjang bahkan bisa berdampak pada kesehatan tulang dan organ lainnya.

4. Makanan Tinggi Lemak Trans

Coba perhatikan kandungan dalam makanan cepat saji, gorengan, margarin, atau camilan ringan. Banyak di antaranya mengandung lemak trans, yang tidak hanya meningkatkan kadar kolesterol, tapi juga memicu peradangan di dalam tubuh. Kondisi ini dapat menciptakan lingkungan yang ideal bagi sel kanker untuk berkembang.

5. Makanan yang Dibakar atau Dipanggang Terlalu Lama

Makanan yang dimasak langsung di atas bara api atau suhu tinggi, seperti sate atau ayam bakar, memang menggoda selera. Tetapi, proses ini bisa menghasilkan senyawa berbahaya seperti HCA (heterocyclic amines) dan PAH (polycyclic aromatic hydrocarbons). Keduanya bersifat karsinogenik dan bisa merusak DNA dalam sel jika masuk ke tubuh dalam jumlah besar.(*)

 

SourceJPGroup

Update