
batampos – Toyota bersama perusahaan teknologi otonom Pony.ai resmi memulai produksi massal robotaxi listrik berbasis Toyota bZ4X yang dibekali sistem self driving generasi terbaru.
Produksi dilakukan di fasilitas bersama Pony.ai dan GAC Toyota di Tiongkok. Langkah ini menjadi bagian dari strategi kedua perusahaan untuk mengkomersialisasikan layanan taksi tanpa sopir di sejumlah kota besar.
Model robotaxi berbasis Toyota bZ4X EV tersebut bukan lagi sekadar prototipe. Unit pertama telah resmi keluar dari jalur produksi dan siap dioperasikan sebagai armada komersial.
Robotaxi ini akan mulai digunakan di kota-kota Tier 1 di Tiongkok, seperti Beijing dan Shanghai. Kedua kota tersebut menjadi fokus awal pengembangan layanan transportasi otonom skala besar.
Toyota dan Pony.ai menargetkan produksi lebih dari 1.000 unit robotaxi bZ4X sepanjang 2026. Secara keseluruhan, armada robotaxi mereka ditargetkan melampaui 3.000 kendaraan pada akhir tahun ini.
Robotaxi bZ4X dibekali sistem autonomous driving generasi ketujuh milik Pony.ai. Sistem ini menggunakan komponen berstandar otomotif guna memenuhi regulasi keselamatan kendaraan komersial.
Pony.ai juga mengklaim berhasil memangkas biaya perangkat otonom hingga sekitar 70 persen dibandingkan generasi sebelumnya. Efisiensi ini dinilai penting untuk memastikan layanan robotaxi dapat dijalankan secara ekonomis dalam skala besar.
Dari sisi pengalaman pengguna, robotaxi bZ4X menghadirkan sejumlah fitur kenyamanan. Di antaranya buka kunci otomatis melalui Bluetooth, kontrol suara di dalam kabin, layanan musik daring, serta pengaturan suhu kabin sebelum perjalanan dimulai.
Kemitraan antara Toyota dan Pony.ai sendiri telah terjalin sejak 2019. Saat itu, Toyota masuk sebagai investor strategis dalam pengembangan teknologi kendaraan otonom Pony.ai.
Sejak kerja sama dimulai, kedua perusahaan secara bertahap meningkatkan kemampuan teknologi self driving sekaligus menyiapkan infrastruktur untuk produksi massal.
Produksi robotaxi bZ4X ini menandai langkah besar dalam transformasi industri otomotif menuju era kendaraan listrik dan otonom yang terintegrasi dalam layanan transportasi publik. (*)
