
batampos – Startup kecerdasan buatan asal Tiongkok, DeepSeek, resmi merilis model generasi terbaru: DeepSeek V3.2-Speciale dan versi dasar DeepSeek V3.2. Peluncuran ini diumumkan Senin (2/12) malam waktu setempat.
Menurut DeepSeek, V3.2 menawarkan kinerja penalaran dan “agent performance” yang setara dengan model unggulan dunia, dengan efisiensi komputasi lebih baik.
Varian V3.2-Speciale bahkan disebut mampu menyaingi kapabilitas model GPT-5 dari OpenAI dan Gemini 3 Pro dari Google DeepMind, terutama dalam tugas reasoning kompleks.
DeepSeek mengandalkan mekanisme yang dikenal sebagai Sparse Attention, memungkinkan pemrosesan konteks panjang dengan kebutuhan komputasi yang lebih ringan, aspek yang dianggap penting untuk efisiensi dan skala besar.
Kombinasi efisiensi dan performa tinggi membuat V3.2 menarik bagi pengembang dan perusahaan yang memerlukan model AI kuat tanpa beban resource seberat model besar komersial.
DeepSeek bermarkas di Hangzhou dan di tengah persaingan global semakin intens, peluncuran model ini jadi penanda bahwa perusahaan China tak hanya mengandalkan kuantitas, tapi juga kualitas dan efisiensi inovasi.
Langkah DeepSeek menegaskan bahwa persaingan di ranah kecerdasan buatan kini kian terbuka dan mendunia, tak hanya didominasi perusahaan Barat. Peluncuran V3.2 dan V3.2-Speciale akan memaksa pemain besar mempertimbangkan efisiensi, transparansi, dan aksesibilitas dalam pengembangan AI.
Untuk pasar global, baik pengembang, startup, maupun institusi riset, model seperti DeepSeek V3.2 bisa menjadi alternatif menarik bagi mereka yang menginginkan performa tinggi tanpa biaya eksorbitan dan ketergantungan teknologi asing. (*)
Reporter: Juliana Belence
