Minggu, 25 Januari 2026

TikTok di AS Resmi Dijual, ByteDance Lepas Kendali ke Konsorsium Amerika

Berita Terkait

F. x.com/RadarHits

batampos – Platform media sosial TikTok resmi menyerahkan kendali operasionalnya di Amerika Serikat kepada konsorsium investor Amerika dan asing. Langkah ini dilakukan setelah perusahaan induk asal China, ByteDance, mencapai kesepakatan untuk melepas mayoritas saham TikTok AS guna menghindari ancaman pelarangan total di Negeri Paman Sam.
TikTok, yang memiliki sekitar 170 juta pengguna di Amerika Serikat, akan dikelola oleh entitas baru bernama TikTok USDS Joint Venture LLC. Kesepakatan tersebut ditandatangani pada Kamis (18/12) dan mencakup pengelolaan penuh aspek krusial, mulai dari data pengguna, keamanan algoritma, hingga moderasi konten.
Konsorsium investor yang dipimpin oleh Oracle, perusahaan ekuitas Silver Lake, serta firma investasi MGX asal Abu Dhabi akan menguasai mayoritas saham dalam entitas baru tersebut. Demikian dikutip dari Reuters, Minggu (21/12).

Sementara itu, ByteDance hanya mempertahankan sekitar 19,9 persen saham, dengan sisa kepemilikan dipegang oleh pemegang saham lama lainnya.
Restrukturisasi ini dipandang sebagai solusi kompromi untuk memenuhi tekanan regulasi pemerintah Amerika Serikat terkait isu keamanan nasional, tanpa harus menghentikan operasional TikTok di salah satu pasar terbesarnya. Nilai keseluruhan kolaborasi bisnis tersebut diperkirakan mencapai US$14 miliar.
Langkah divestasi ini mengakhiri negosiasi panjang yang telah berlangsung selama bertahun-tahun antara ByteDance dan pemerintah AS, yang sebelumnya mengkhawatirkan potensi penyalahgunaan data pengguna serta pengaruh asing terhadap algoritma TikTok.
Dalam struktur baru, data pengguna TikTok di AS akan disimpan dan dikelola secara lokal oleh Oracle, yang juga ditunjuk sebagai trusted security partner untuk memastikan kepatuhan terhadap standar keamanan nasional Amerika Serikat.
Kesepakatan ini ditargetkan rampung pada 22 Januari 2026, setelah seluruh persetujuan regulator dan penyesuaian operasional diselesaikan.
Meski kehilangan kendali mayoritas, ByteDance diperkirakan masih memperoleh manfaat dari bisnis periklanan dan perdagangan TikTok AS yang tetap berjalan di bawah manajemen entitas baru.
Kesepakatan ini sekaligus memberikan kepastian bagi jutaan kreator konten dan pengiklan yang selama ini menggantungkan aktivitas bisnisnya pada TikTok di pasar Amerika Serikat.
Penjualan mayoritas operasi TikTok AS kepada konsorsium investor teknologi ini menandai perubahan besar dalam lanskap ekonomi digital global, seiring meningkatnya tekanan regulasi nasional terhadap platform berbasis data dan konten digital. (*)

Update